Terendam Banjir Sungai Bengawan Solo, Petani di Tuban Terpaksa Panen Lebih Awal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi banjir yang melanda kawasan persawahan di wilayah Tuban, sehingga para petani harus panen lebih awal. SP/ TBN
Kondisi banjir yang melanda kawasan persawahan di wilayah Tuban, sehingga para petani harus panen lebih awal. SP/ TBN

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Beberapa petani di wilayah Desa Karangtinoto, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban terpaksa panen lebih awal dikarenakan diterjang banjir luapan sungai bengawan solo, yang telah menggenang lahan pertanian selama tiga hari hingga saat ini, Rabu (13/03/2024).

Meski terpaksa memanen lebih awal, para petani menghadapi risiko terhadap kualitas hasil pertanian. Salah satu petani, Ihsani (35) dari Desa Karangtinoto, mengungkapkan bahwa mereka terpaksa melakukan panen lebih awal untuk menyelamatkan tanaman dari terendam banjir.

“Sebenarnya ini belum waktunya panen, karena masanya masih kurang sekitar satu minggu lagi. Tapi daripada nanti terendam air dan membusuk, sehingga dipanen lebih awal,” ujar Ihsani, Rabu (13/03/2024).

Sama halnya yang dirasakan dengan Sani yang mengungkapkan, padi rentan busuk apabila tergenang air terlalu lama akibat banjir, sehingga ia memilih untuk melakukan panen lebih awal agar tidak mengalami kerugian lebih besar.

“Saya panen 1 petak, belum saatnya panen sebagian menguning sebagian belum,” ucap Sani.

Menurut Sani, padi miliknya bisa panen 1 minggu lagi, namun harus panen dini, sehingga mengakibatkan hasil panen merosot drastis dan mengakibatkan jumlah kerugian yang sangat besar.

“Kalau panen 1 pekan lagi. Kena banjir yang harus terpaksa di panen dini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, menurutnya selain menurunkan hasil panen dampak dari banjir ini juga membuat hasil gabah jelek. Terlihat para petani juga sibuk memanen dengan menggunakan perahu sebagai alat bantu membawa hasil panen yang dibawa ke tepi jalan.

Sementara itu, Siti Aminah petani asal Desa Karangtinoto juga menambahkan, bahwa sudah 2 kali ia gagal panen akibat diterjang banjir dan mengalami kerugian yang sangat banyak.

“2 petak sawah saya diterjang banjir jadi gagal panen,” tutup Siti Aminah. 

Sebagai informasi, peristiwa banjir yang melanda wilayah Tuban memang sudah kerap kali melanda masyarakat sekitar bantaran Sungai Bengawan Solo. Bahkan, kondisi tersebut seolah sudah menjadikan warga sekitar terbiasa, setiap setahun.

Sementara itu, diketahui situasi banjir di Tuban tidak hanya menimbulkan kerugian pada tanaman padi, tetapi juga menghadirkan tantangan ekonomi bagi para petani setempat.

Para petani setempat berharap adanya bantuan dan dukungan pemerintah untuk mengatasi dampak negatif yang diakibatkan oleh banjir yang terjadi setiap tahun. tbn-01/dsy

Berita Terbaru

Wamen Imipas Berharta Rp 234 Miliar, Dijebloskan ke Tahanan

Wamen Imipas Berharta Rp 234 Miliar, Dijebloskan ke Tahanan

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim resmi ditahan oleh KPK usai menyerahkan diri terkait Operasi Tangkap Tangan…

Jeritan Keadilan Keluarga Kacab BRI

Jeritan Keadilan Keluarga Kacab BRI

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM :Keluarga kepala cabang (kacab) bank BRI (sebelumnya dilaporkan sebagai Bank BUMN di Cempaka Putih) berinisial MIP (37), Mohamad Ilham…

Dadan Cs, Diduga Bancakan Diantara Rp 353 Triliun

Dadan Cs, Diduga Bancakan Diantara Rp 353 Triliun

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kini, serangkaian pengadaan barang fiktif dan mark up anggaran, mulai dari puluhan ribu unit motor listrik senilai Rp 1 triliun hingga…

Lakukan Penipuan Online, Mantan Artis Fabiola, Rela Jalin Asmara

Lakukan Penipuan Online, Mantan Artis Fabiola, Rela Jalin Asmara

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.com : Mantan artis Fabiola Elizabeth di Sukoharjo, mengincar warga Amerika Serikat. Ini bukan berarti WNI aman dari penipuan online.             D…

Mendiktisaintek Geleng geleng Kepala

Mendiktisaintek Geleng geleng Kepala

Jumat, 05 Jun 2026 00:50 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 00:50 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, geleng geleng kepala oleh ulah 4 warga negara Indonesia (WNI)…

Prabowo, Arahkan Koki MBG tak Potong Ayam Lebih dari 14

Prabowo, Arahkan Koki MBG tak Potong Ayam Lebih dari 14

Jumat, 05 Jun 2026 00:34 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 00:34 WIB

SURABAYAPAGI :Presiden Prabowo Subianto ini teliti. Saat rapat konsolidasi program MBG di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat…