Dinas Pendidikan Jatim Lakukan Optimalisasi Pengelolaan Keuangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai. SP/JATI
Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai. SP/JATI

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dinas Pendidikan Jawa Timur melakukan optimalisasi pengelolaan keuangan sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegiatan "Bijak Pengelolaan Keuangan Pemda untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Prestasi Siswa".

Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai  mengatakan kegiatan yang mendatangkan Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fatoni itu digelar mengingat pentingnya pengelolaan keuangan di lingkungan pendidikan.

"Dinas Pendidikan Jatim diberikan amanah gubernur untuk memimpin SMA, SMK, dan SLB tersebar di 38 kabupaten/kota dengan anggaran Rp8,9 triliun. Itu luar biasa tanggung jawabnya, tidak mudah karena pengelolaan anggaran dan luas wilayah yang besar menjadi tantangan tersendiri," ucapnya dalam keterangan di Surabaya, Minggu (17/3).

Pria yang juga Pj Wali Kota Batu itu menjelaskan optimalisasi anggaran di pendidikan perlu dilakukan agar dapat digunakan dalam mengukur ketercapaian realisasi program pendidikan. 

Sayangnya, di tahun 2023, Aries mengakui Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Dindik begitu tinggi."Ini menjadi tantangan bagi kami. Harapannya tahun 2024 semua program pendidikan berjalan dengan baik dan lancar serta SiLPA di tahun 2023 dengan angka yang begitu besar tidak kami temukan di 2024 ini," kata Aries. 

Dalam kesempatan itu Dirjen Keuangan Kemendagri Agus Fatoni menyampaikan indikator peningkatan kapasitas kinerja, yaitu pengelolaan keuangan, realisasi anggaran, dan pengukuran kinerja.

Hal itu, kata Fatoni, harus dilakukan oleh Dinas Pendidikan Jatim agar pengelolaan keuangan optimal."Supaya bisa terealisasi diperlukan ilmu cukup, komitmen, dan motivasi tinggi. Hari ini kami memberikan penjelasan terkait kapasitas kinerja lebih baik, serapan anggaran lebih baik, dan output-outcomenya," ujar Fatoni.

 Menurutnya, permasalahan yang banyak ditemui dalam pengelolaan keuangan di sektor pendidikan terkait persoalan rendahnya realisasi anggaran, terutama pada sumber daya manusia (SDM), kapasitas, dan jumlah orang. 

Kemudian penetapan dari (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan-Pejabat Pembuat Komitmen (PPTK-PPK), bendahara terlambat. Contohnya, lelang terlambat yang kerap terjadi. Untuk bisa melakukan itu semua, sudah ada solusinya.

 Adapun caranya dengan menggunakan lelang dini menggunakan e-katalog, apalagi Dinas Pendidikan Jatim sudah punya dan lengkap dan itu bisa digunakan. "Ini yang harus dipelajari, kalau semua bisa dikuasai dan dipelajari maka pengelolaan anggaran lebih optimal," tutur pria yang menjabat sebagai Pj Gubernur Sumatera Selatan tersebut.sb/ana

Berita Terbaru

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

SurabayaPagi, Jember — Pengusutan dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di Jember terus berkembang. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati J…