Pemkab Malang Salurkan Bansos untuk Anak Yatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Tersisa 600 Kuota Tambahan untuk Warga yang Membutuhkan

 

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Bupati Malang HM. Sanusi kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi anak yatim  piatu yang berasal dari keluarga kurang mampu. Hari ini, Selasa (19/3/2024) Sanusi beserta rombongan menyasar tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Bantur, dan Gondanglegi.

Sanusi mengungkapkan, agenda yang berlangsung pada Selasa (19/3/2024) tersebut merupakan lanjutan setelah sebelumnya agenda serupa diselenggarakan di Kecamatan Ampelgading, Tirtoyudo, dan Dampit, Senin (18/3/2024). Nantinya penyerahan bansos tersebut akan direalisasikan ke seluruh penerima bantuan yang tersebar di Kabupaten Malang. 

"Yang sekarang ini terdata jumlahnya ada 4.400. Cuma saya menganggarkan 5 ribu anak yatim," ungkap Sanusi saat ditemui di sela-sela agenda penyaluran bansos kepada yatim - piatu pada Selasa (19/3/2024).

Dijelaskan Sanusi, sebanyak 4.400 penerima bansos tersebut masing-masing di antaranya menerima bantuan uang tunai senilai Rp 1 juta. Sehingga, masih ada kuota sebanyak 600 penerima bantuan tambahan yang bisa dimanfaatkan oleh mereka yang membutuhkan.

"Jadi, kalau ada yang saat ini tidak tercover, bisa mengajukan lagi. Sehingga nanti sisa 600 itu bisa terpenuhi," imbuh Sanusi.

Sebagaimana diberitakan, bansos bagi yatim  piatu tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2024. Dalam perencanaan awal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berencana mengalokasikan Rp 6 miliar untuk diberikan kepada 6 ribu anak yatim piatu. 

Tetapi setelah Pemkab Malang melalui Dinas Sosial (Dinsos) melakukan verifikasi ulang terhadap data anak yatim  piatu, data calon penerima bantuan yang dianggap layak dan memenuhi ketentuan mengerucut menjadi 4.400 anak.

Mengacu data tersebut, seharusnya anggaran yang diperlukan sebesar Rp 4,4 miliar. Namun anggaran yang disetujui dan dianggarkan oleh Pemkab Malang sebesar Rp 5 miliar untuk menambah kuota penerima bantuan.

"Masyarakat bisa mengajukan, (persyaratan pengajuan penerima bansos) mengajukan dari desa ke camat. Kemudian camat ke Dinsos," jelas Sanusi. Ml-01/ham

Berita Terbaru

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan babak final four Proliga Seri Surabaya y…

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…