PPP Lamongan Mulai Bidik Calon Lain yang Mampu Bawa Angin Perubahan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPC PPP Kabupaten Lamongan, M. Zainul Arifin saat berbicara di hadapan kader dalam sebuah acara. SP/MUHAJIRIN
Ketua DPC PPP Kabupaten Lamongan, M. Zainul Arifin saat berbicara di hadapan kader dalam sebuah acara. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Partai politik di Kabupaten Lamongan mulai secara dini telah mempersiapkan perhelatan pemilihan bupati dan wakil bupati, tak terkecuali Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Partai yang pada 2020 lalu mengusung Yuhronur Efendi-Abdul Ghofur ini mengaku telah mulai membidik calon lain yang bisa membawa arah perubahan Lamongan yang telah 'sakit' dalam semua lini ini.

Ketua DPC PPP Kabupaten Lamongan, M. Zainul Arifin menyebutkan, situasi dan kondisi perpolitikan di Lamongan saat ini masih cukup dinamis. Partainya meski perolehan kursi pada pileg 2024 sebanyak 2 kursi, tapi pihaknya tidak mau lagi hanya sebagai penggembira, dan 'mendorong mobil mogok', tapi ingin terlibat langsung dalam menyiapkan sosok calon kepala daerah yang pas dan diinginkan oleh masyarakat.

Sosok yang pas yang ingin dicari oleh PPP kata Able panggilan akrabnya adalah, mereka yang mampu menjadi pemimpin yang bisa membawa arah perubahan yang lebih baik dalam semua sektor, dan tentu atas dasar keinginan masyarakat secara umum.

"Kondisi pemerintahan  Lamongan saat ini tengah sakit, ini butuh obat untuk bisa sembuh, sehingga kami di partai tidak main-main dalam memberikan rekomendasi calon bupati kedepannya, agar Lamongan bisa keluar dari kondisi 'sakit' ini," ujar Able kepada surabayapagi.com, Rabu (20/3/2024).

Saat disinggung background sosok apa yang pas memimpin Lamongan, pria yang juga sekretaris Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Lamongan tidak mempersoalkan latar belakang tokoh yang maju kedepannya, yang terpenting mereka benar-benar ingin mengabdikan diri untuk membangun daerahnya, bukan membangun koneksi untuk mempertebal Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).

"PPP sebagai partai terbuka tentu punya kriteria kira-kira mereka yang ingin mengabdikan diri untuk masyarakat, dan mampu menjaga hubungan dan komunikasi dengan baik semua lini, bukan baperan apalagi tidak peduli atau ngayomi," terangnya.

Didesak apakah sudah ada calon-calon yang sesuai kriteria PPP, Able masih enggan membocorkannya. "Mesti adalah tokoh yang seperti kriteria PPP, hanya saja itu perlu dibuktikan lagi dengan perjalanan kurang beberapa bulan ini, kita tunggu saja," ungkapannya.

Ditanya apakah sudah ada tokoh -tokoh potensial yang sudah berkomunikasi dengan PPP, Able membenarkan nya, dan pihaknya terus  membuka diri untuk berkomunikasi." Iya sudah ada tokoh yang sudah mulai berkomunikasi, dan kami terus membuka diri bagi tokoh lainnya yang ingin komunikasi dengan PPP," bebernya.

Sekedar diketahui, PPP sebelumnya menjadi satu dari sekian partai sebagai pengusung pasangan Yuhronur Efendi - Abdul Rouf dalam Pilbup 2020 lalu. Apakah partai ini akan meninggalkan Yuhronur Efendi untuk berlabuh dengan tokoh yang lain, bisa ditunggu perkembangan kedepannya.

Sebagai informasi, beberapa hari ini gambar tokoh - tokoh potensial yang dikaitkan dengan pencalonannya sebagai Cakada pilbup sudah bermunculan di platform media sosial (Medsos), WhatsApp, Facebook, Instagram, dan grup-grup, mulai ASN, politisi,  pengusaha, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh organisasi dan lainnya. Bahkan sebagian sudah ada yang memasang gambar berdua, namun belum bisa dipertanggungjawabkan siapa yang memunculkan itu atau sekedar hanya iseng-iseng untuk 'ngecek ombak'. jir

Berita Terbaru

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, jalani sidang etik terkait kepemilikan barang bukti narkotika . "(Sidang etik…