Berkah Singapura, Hapus Visa Bagi Turis China

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Keberkahan Singapura menghapuskan prasyarat visa bagi turis China. Penghapusan ini fokus keselamatan dan acara budaya.

"Benar saja, sajak Tahun Baru Imlek tiba semua turis China berbondong-bondong datang ke sana. Singapura sangat urban, sangat bersih dan sangat mahal," ucap Zhou, turis China yang datang ke Singapura untuk menengok cucunya, Minggu.

Dilansir dari Businness Times pada Jumat (22/3), Tahun Baru Imlek membawa keberuntungan lebih awal untuk Negeri Singa. Lebih dari 327.000 turis Tiongkok tercatat masuk ke Singapura di bulan Februari.

Jumlah ini naik 96 persen jika dibandingkan dengan Februari 2019, menurut Singapore Tourism Board (STB). Angka ini diperkirakan naik dalam beberapa bulan ke depan.

Kenaikan ini juga memiliki arti bahwa jadwal keberangkatan pesawat pada kuartal pertama sudah mencapai 101�ri tahun 2019.

Singapura bisa dibilang pulih lebih awal dari pada negara-negara tetangga. Sementara di Eropa, proyeksi pengunjung turis China diperkirakan turun hingga 40% dibandingkan tahun 2019. Sedangkan Amerika Serikat diperkirakan naik sekitar 73�ri tingkat sebelum pandemi, menurut US National Travel and Tourism.

 

Kesepakatan China Singapura

Saat ini China sepakat  menyetujui pemberian bebas visa kepada dua negara di Asia Tenggara, Singapura dan Thailand.

China dan Singapura telah menyetujui pemberian bebas visa bersama selama 30 hari bagi warga negaranya pada Kamis lalu. Kesepakatan ini mulai berlaku pada 9 Februari 2024, saat Imlek.

Merujuk perjanjian tersebut, warga negara Singapura dan China yang memegang paspor biasa  dapat memasuki China atau Singapura tanpa visa selama maksimal 30 hari. Ini berlaku bagi mereka yang bepergian untuk urusan bisnis, traveling, mengunjungi teman dan keluarga, atau urusan pribadi lainnya.

Sementara, warga negara Singapura atau China yang berencana untuk melakukan aktivitas seperti pekerjaan atau pelaporan berita, tetap harus mendapatkan visa yang relevan sebelum masuk. Demikian melansir CNA, Selasa.

 

Kedekatan Budaya China- Singapura

Zhou mengaku bahwa aksesibilitas Singapura menjadi salah satu kemudahan yang ia dapatkan ketika berkunjung. Tak hanya itu, ada kedekatan budaya antara China dan Singapura yang sudah mendarah daging.

"Terkadang rasanya seperti Tiongkok. Saya bisa berkeliling dengan menggunakan bahasa mandarin dan hokkien," jelasnya.

Ada tiga hal yang membuat Singapura tak terkalahkan, yaitu wisata belanja, penerbangan langsung dan keamanan negara. Menurut data dari Trip.com, rata-rata pengeluaran per kunjung ke Singapura naik 30% jika dibandingkan dengan tahun lalu. Kenaikan ini terlihat di sektor penerbangan dan hotel.

"Tidak hanya jumlah pengunjung yang meningkat, rata-rata pengeluaran per wisatawan juga meningkat," ucap Edmund Ong, manajer umum Trip.com. n bt/erc/rmc

Berita Terbaru

Lindungi Hak Cipta, Pemkab Banyuwangi Fasilitasi Pengurusan HKI Pelaku Ekraf dan UMKM

Lindungi Hak Cipta, Pemkab Banyuwangi Fasilitasi Pengurusan HKI Pelaku Ekraf dan UMKM

Minggu, 10 Mei 2026 11:36 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka melindungi hak cipta, paten, merek dagang maupun desain industri, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi,…

Atasi Harga Anjlok, Disnakkan Magetan Ajak ASN Beli Telur Lokal hingga Serapan di Menu MBG

Atasi Harga Anjlok, Disnakkan Magetan Ajak ASN Beli Telur Lokal hingga Serapan di Menu MBG

Minggu, 10 Mei 2026 11:14 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya intervensi dalam membantu penyerapan produksi telur di wilayah setempat yang berlimpah dan berimbas harga turun,…

Dari Balik Jeruji ke Ruang Bersalin, Warga Binaan Lapas Blitar Lahirkan Bayi Perempuan

Dari Balik Jeruji ke Ruang Bersalin, Warga Binaan Lapas Blitar Lahirkan Bayi Perempuan

Minggu, 10 Mei 2026 10:41 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 10:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Seorang warga binaan perempuan di Lapas Kelas IIB Blitar melahirkan bayi perempuan di tengah masa pidana yang sedang…

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar bersama Timpora Gelar Operasi di Kawasan Industri PG Rejoso Manis Indo

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar bersama Timpora Gelar Operasi di Kawasan Industri PG Rejoso Manis Indo

Minggu, 10 Mei 2026 10:39 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 10:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar bersama Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Blitar menggelar operasi gabungan di…

Wujudkan Ruang Publik yang Aman, KAI Daop 7 Madiun Kampanyekan Anti Pelecehan Seksual

Wujudkan Ruang Publik yang Aman, KAI Daop 7 Madiun Kampanyekan Anti Pelecehan Seksual

Minggu, 10 Mei 2026 10:38 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 10:38 WIB

SURABAYAPAGIcom, Madiun - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman…

Alas Kaki Unggulan Kota Mojokerto Mejeng di Pameran Internasional Jepang

Alas Kaki Unggulan Kota Mojokerto Mejeng di Pameran Internasional Jepang

Sabtu, 09 Mei 2026 17:05 WIB

Sabtu, 09 Mei 2026 17:05 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto kembali menunjukkan eksistensinya di kancah internasional.   Produk alas kaki unggulan UMKM asal Kota M…