Penuhi Pasokan CBP, 27 Ribu Ton Beras Impor Vietnam Siap Didistribusikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Buruh pelabuhan membongkar beras impor asal Thailand dari kapal kargo di Pelabuhan Boom Baru, Palembang, Sumatera Selatan. Asep Fathulrahman/ Antara
Buruh pelabuhan membongkar beras impor asal Thailand dari kapal kargo di Pelabuhan Boom Baru, Palembang, Sumatera Selatan. Asep Fathulrahman/ Antara

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Perum Bulog melaporkan sebanyak 27.000 ton beras impor asal Vietnam telah mendarat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Importasi tersebut dilakukan untuk memenuhi pasokan cadangan beras pemerintah (CBP). 

Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Mokhamad Suyamto mengatakan, sedangkan untuk proses pembongkaran beras impor itu telah berlangsung sejak Rabu (20/03/2024) lalu dan akan diangkut sementara ke Gudang Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) DKI dan Banten.

"Untuk yang sedang dilakukan pembongkaran di Pelabuhan Tanjung Priok mulai Rabu/Kamis kemarin adalah Kapal MP Fortune dari Vietnam dengan muatan 27.000 ton," jelas Suyamto, Senin (25/03/2024).

Sehingga, lanjut Suyamto, alokasi beras dari negara naga biru tersebut akan diutamakan untuk memenuhi kebutuhan Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) dan bantuan pangan beras 10 kg untuk 22 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sementara, untuk wilayah distribusinya meliputi DKI Jakarta dan Banten juga untuk daerah defisit atau wilayah yang bukan merupakan sentra produksi padi.

“Peruntukan diutamakan untuk SPHP dan Bantuan Pangan. (Selain Jakarta dan Banten) dialokasikan juga untuk daerah defisit, sementara masih kita hitung pengalokasiannya lagi,” jelas Suyamto.

“Cadangan Beras Pemerintah saat ini berkisar 1,1 hingga 1,2 juta ton,” tutup Suyanto.

Sebelumnya, Suyamto pernah mengatakan akan ada 450 ribu ton beras impor yang akan masuk Maret ini untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran 2024. Asal negara impor beras itu dari Vietnam, Thailand, Pakistan, Myanmar, dan Kamboja.

"Sampai dengan Maret ini nanti masih akan masuk 450 ribu ton, ini akan masuk Maret," kata dia.

Sementara itu, diketahui secara total sejak awal tahun pihaknya telah mendapat kontrak beras impor 800 ribu ton. Terbaru, ada 100 ribu ton beras impor yang telah terkontrak dari Thailand dan Kamboja. Artinya dari kuota impor 3,6 juta tahun ini, yang telah terkontrak 900 ribu ton.

Namun sebagian sudah masuk, Suyamto mengatakan realisasinya sebanyak 970 ribu ton, termasuk dari sisa impor dari 2023 sebanyak 500.000 ton. Maka memang masih ada sekitar 430.000-450.000 ton yang masih akan masuk ke Indonesia.

Sedangkan untuk impor beras kedatangan April dan Mei 2024, lanjut dia, Bulog masih harus meninjau kembali kebutuhan dalam negeri dan disesuaikan dengan kondisi panen raya. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…