Penemuan Mayat Bayi di Sungai Mojowarno Jombang, Awalnya Dikira Boneka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi bayi laki-laki di sungai Desa Rejo Slamet, Mojowarno, Jombang, Selasa (26/03/2024). SP/ SAREP
Petugas saat mengevakuasi bayi laki-laki di sungai Desa Rejo Slamet, Mojowarno, Jombang, Selasa (26/03/2024). SP/ SAREP

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Mayat bayi perempuan yang baru dilahirkan dibuang di sungai Dusun Ngenden, Desa Rejo Slamet, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. 

Mayat bayi dengan tali pusar itu pertama kali ditemukan seorang pemulung bernama Misto, Selasa (26/03/2024) dengan posisi tengkurap. 

Pria berusia 55 tahun ini, awalnya mengira mayat bayi itu dikira boneka saat mencari barang bekas atau rosokan. Kemudian oleh Misto, bayi yang dikira boneka selanjutnya dicuci agar bersih. 

"Saya pikir itu mainan, saya bersihkan bayi tersebut, kemudian saya membalikkan tubuh bayi itu, ternyata jasad bayi," ujarnya. 

Temuan itu langsung dia laporkan kepada warga lainnya, yang kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. 

Mendapatkan laporan itu, anggota Polsek Mojowarno bersama tim inafis langsung mendatangi lokasi pembuangan bayi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan memeriksa jasad bayi perempuan tersebut.

"Diduga jasad bayi yang mungkin baru dilahirkan itu sengaja dibuang dengan sengaja," kata Kapolsek Mojowarno, AKP Pranan.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap jasad bayi yang ditemukan oleh pemulung tersebut. "Kami masih menyelidikinya," tutur dia. 

Jasad bayi tersebut kemudian dibawa petugas ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk dilakukan autopsi. Sarep

Berita Terbaru

Ungkap Korupsi TP DPRD Ponorogo, Jaksa Periksa Sekwan Dan Sita Dokumen BPPKAD

Ungkap Korupsi TP DPRD Ponorogo, Jaksa Periksa Sekwan Dan Sita Dokumen BPPKAD

Kamis, 04 Jun 2026 13:09 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 13:09 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo– Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo memberi sinyal serius dalam membongkar kasus dugaan korupsi penyimpangan dana tunjangan …

Gegara Penutupan Jalan Nasional di Tulungagung, Dishub: Rute Bus AKDP Dialihkan

Gegara Penutupan Jalan Nasional di Tulungagung, Dishub: Rute Bus AKDP Dialihkan

Kamis, 04 Jun 2026 13:03 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 13:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Imbas penutupan jalan nasional menuju Kabupaten Trenggalek, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung mengalihkan rute…

Sparta Pena FC Taklukkan PKDI Madiun 5-3 dalam Kapolres Cup HUT Bhayangkara ke-80  ‎

Sparta Pena FC Taklukkan PKDI Madiun 5-3 dalam Kapolres Cup HUT Bhayangkara ke-80 ‎

Kamis, 04 Jun 2026 13:01 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 13:01 WIB

‎SURABAYAPAGI, Madiun – Tim wartawan Sparta Pena FC Madiun tampil agresif dengan menaklukkan Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Madiun dengan sko…

4 Paket Jalan Senilai 29,7 M Dilelang, BAPAN Minta Warga Ponorogo Ikut Awasi

4 Paket Jalan Senilai 29,7 M Dilelang, BAPAN Minta Warga Ponorogo Ikut Awasi

Kamis, 04 Jun 2026 12:59 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 12:59 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Mimpi ratusan ribu masyarakat Ponorogo untuk mendapatkan jalan yang layak nampaknya akan segera terwujud dalam waktu dekat.  Hal ini …

Lewat Program Skrining X-Ray, Pemkot Malang Gencarkan Deteksi Dini Penularan Penyakit TBC

Lewat Program Skrining X-Ray, Pemkot Malang Gencarkan Deteksi Dini Penularan Penyakit TBC

Kamis, 04 Jun 2026 12:47 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Melalui program skrining TBC dengan Mobile X-Ray, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur menggencarkan deteksi dini kondisi…

Jelang Pelaksanaan SPMB 2026, Disdikbud Kota Malang Jamin Transparansi Informasi

Jelang Pelaksanaan SPMB 2026, Disdikbud Kota Malang Jamin Transparansi Informasi

Kamis, 04 Jun 2026 12:44 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Jawa Timur…