Dipenuhi Kejanggalan, Saksi Perampokan Tragis di Desa Imaan Gresik Ditemukan Tewas di Kebun Jagung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota kepolisian dan tim medis saat melakukan evakuasi mayat di area kebun jagung yang berada di desa Wotan, Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik. SP/ Istimewa
Anggota kepolisian dan tim medis saat melakukan evakuasi mayat di area kebun jagung yang berada di desa Wotan, Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik. SP/ Istimewa

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Kasus perampokan tragis yang menewaskan seorang ibu muda yang berprofesi sebagai  agen bank Wardatun Toyyibah (28) di Desa Imaan Kecamatan Dukun masih dipenuhi misteri dan banyak kejanggalan.

Kali ini, lebih mengejutkan lagi. Warga di Desa Imaan menemukan mayat yang tewas di daerah kebun jagung pada Selasa (26/03/2024) pagi. Diketahui identitas mayat tersebut merupakan salah satu saksi Sobikhul Alim (20) Desa Imaan RT 9 RW 4, Kecamatan Dukun Gresik.

Mayat Sobikhul ditemukan tewas dengan menggunakan jaket hijau dan sarung merah. Selain itu, sepeda motor Honda Revo bernopol W 6858 GZ berada tak jauh dari korban.

Sedangkan, dari penjelasan Kanit Ident Inafis Polres Gresik, IPDA Hepi Muslih Riza mengatakan, tidak ada kekerasan beberapa anggota tubuh, penyidik mencurigai kondisi mulut korban yang berwarna biru pucat. Selain itu ada beberapa anggota tubuh yang membiru karena diduga kuat kekurangan oksigen.

Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan membenarkan SA merupakan salah satu saksi pembunuhan dan dugaan perampokan disertai pembunuhan di Desa Imaan.

"Betul korban meninggal di Kebun Jagung Desa Wotan salah satu saksi," ujarnya, Rabu (27/03/2024).

Aldhino menjelaskan pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab kematian SA karena masih proses penyelidikan. Namun, menurutnya dari dugaan awal kemungkinan kehabisan oksigen atau overdosis. 

Diduga korban memiliki masalah asfiksia atau sistem pernapasan, sehingga mengalami kekurangan oksigen. "Polres telah mengambil sampel pada jasad korban untuk diuji pada laboratorium forensik Polda Jatim," jelasnya. 

Yakni pada sampel darah, kuku, dan lambung. Kuat dugaan, kematian korban karena faktor organ dalam yang tidak berfungsi dengan baik. 

"Kita sudah ambil beberapa sampel untuk dilakukan tes lab Forensik di Polda Jatim," lanjut Hepi.

Sementara itu, saat ini, menurut Aldhino, pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab kematian SA karena masih proses penyelidikan. 

"Ini masih di otopsi di RSUD Ibnu Sina untuk mengetahui penyebab kematianya. Dari hasil olah TKP tadi tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban," jelas Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan.

Sebagai informasi, kasus pembunuhan Wardatun Toyyibah, agen bank di Desa Ima'an Gresik belum terungkap. Beberapa waktu lalu, polisi memeriksa saksi-saksi, termasuk SA. Kasus itu juga dugaan perampokan karena uang korban Rp 150 juta hilang. grs-01/dsy

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…