Warga Ponorogo Serbu Gerakan Pangan Murah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo - Menjelang Lebaran, warga Ponorogo membanjiri Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) serta Badan Urusan Logistik (Bulog).

Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Di Ponorogo, Dipertahankan dan Bulog memilih Balai Kelurahan Patihan Wetan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo sebagai lokasi pelaksanaan Pangan Murah.

Dalam pantauan di lokasi, ratusan warga berdatangan ke Balai Kelurahan Patihan Wetan di Jalan Parang Menang. Mereka rela mengantri karena harga barang yang ditawarkan dalam Gerakan Pangan Murah lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Meskipun antrian panjang, warga tidak perlu khawatir kehabisan barang. Dipertahankan menyediakan berbagai macam barang dengan jumlah yang mencukupi, mengingat mendekati hari Lebaran.

Adapun barang yang disediakan, antara lain beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) sebanyak 10 ton, telur sebanyak 1 ton, minyak goreng sebanyak 100 dus, dan gula pasir sebanyak 4 kwintal. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Ponorogo, Harjono, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

"Gerakan ini bertujuan untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok dan menekan inflasi daerah. Pemkab Ponorogo turut serta dalam upaya ini, melalui Dipertahankan," jelas Harjono, Senin (1/4/2024).

Ia menambahkan bahwa barang-barang kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah harga pasar, seperti beras, telur, minyak goreng, dan lain sebagainya.

"Kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat dari Gerakan Pangan Murah ini. Jika pasokan barang tidak mencukupi, masyarakat dapat mengunjungi Pasar Legi, di mana kami juga menyuplai beras SPHP ke pedagang di sana," tambahnya.

Salah satu warga, Wiji Lestari, mengaku sengaja datang pagi agar bisa mendapatkan beras dengan harga murah.

“Di sini, beras SPHP dijual dengan harga Rp51 ribu untuk 5 kilogram, sedangkan di luaran sana harga beras medium mencapai Rp 65 ribu. Perbedaannya cukup signifikan," ungkap Wiji. Pn-01/ham

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Digitalisasi pembayaran parkir bakal diterapkan di seantero wilayah Kabupaten Sidoarjo sebagai wujud pembenahan tata kelola parkir…

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sebanyak 27 mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di Jawa Timur bersaing dalam Campus League Billiard Season 1 Regional Surabaya untuk m…

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti dampak viralnya antrian Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, kembali memberlakukan…

Tak Berizin dan Jadi Tempat Maksiat, Pemkab Pamekasan Tutup Enam Tempat Hiburan

Tak Berizin dan Jadi Tempat Maksiat, Pemkab Pamekasan Tutup Enam Tempat Hiburan

Senin, 19 Okt 2026 11:31 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Menindaklanjuti adanya tempat hiburan yang tidak mengantongi izin resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan serta…

Dinkes Tulungagung Pantau Perkembangan Kasus DBD Melonjak saat Kemarau

Dinkes Tulungagung Pantau Perkembangan Kasus DBD Melonjak saat Kemarau

Senin, 19 Okt 2026 11:24 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sepanjang Januari-September 2026, termasuk sepanjang kemarau terjadi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD), sehingga…

Jadi Wadah Generasi Muda, Kejurprov Motocross Buka Peluang Wisata di Lumajang

Jadi Wadah Generasi Muda, Kejurprov Motocross Buka Peluang Wisata di Lumajang

Senin, 19 Okt 2026 11:17 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang baru saja menyelenggarakan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur Motocross & Grasstrack…