Fadhilah Ramadhan (16): Membersihkan Jiwa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Serat Wedhatama, adalah sebuah karya sastra yang konon berisikan rahasia spiritual tingkat tinggi raja-raja Mataram, yang ditulis KGPAA Sri Mangkunegara IV.

Pada bait pertama pupuh 33, diantaranya ditulis secara jelas, bahwa ngelmu iku kalakone kanthi laku. Artinya, ilmu itu baru bermanfaat atau ada manfaatnya bila telah dilaksanakan.

Banyak kakawin di era Jawa Kuno yang menggambarkan konsep pengendalian diri atau pengekangan agar bisa manunggal (menyatu) dengan Tuhan.

Kakawin yang paling populer adalah Arjunawiwaha, yang diubah Mpu Kanwa pada 1028-1035. Teks ini merupakan tonggak awal sastra kakawin Jawa Kuno.

Syair yang lahir pada masa Raja Airlangga tersebut mengisahkan Arjuna dalam mencari anugrah dari Sang Pencipta.

Untuk mendapatkan anugerah itu Arjuna melakukan tapa di Gunung Indrakila. Dalam bertapanya ia dihadapkan banyak ujian. Godaan hawa nafsu yang disimbolkan oleh para bidadari cantik. Ujian melepaskan keduniawian yang digambarkan dalam perbincangan falsafi dengan Batara Indra. Cobaan melawan keserakahan diri yang disiratkan dalam pertarungan dengan binatang buas. Uji mental dalam melawan rasa iri dan dengki yang dikisahkan melalui pertarungan ular berkepala dua. Pengekangan rasa amarah dalam diri yang dilambangkan dengan pertempuran melawan raksasa.

Praktik yang sama dalam Islam dikenal sebagai suluk (pelakunya disebut salik), upaya hamba untuk menjadi pribadi sempurna (insan al-kamil) di hadapan Allah SWT. Praktik ini lazim dilakukan penganut tarekat. Seorang salik melakukan berbagai bentuk ibadah, seperti puasa, memperbanyak zikir, atau metode lain yang diarahkan mursyid. Tujuannya untuk menyucikan diri hingga akhirnya bisa tersingkap hijab antara dirinya dan Yang Maha Tunggal. Tahapannya kurang lebih sama dengan yoga: membersihkan jiwa (takhalli), memperindah diri (tahalli), dan menghadirkan Allah Azza Wajalla dalam setiap tarikan napas dan aktivitas atau tajalli .

Takhalli yaitu membersihkan diri dari sikap dan sifat yang mengikuti dorongan nafsu yang membawa kepada dosa.

Dalam makna lain takhalli berarti pembersihan dari sifat-sifat tercela, seperti hasud, hiqd (rasa dongkol), su'udzon, takabbur, ujub, riya', ghadzab) serta pembersihan dari maksiat lahir dan batin. Subhanallah. ([email protected])

 

 

Oleh:

Hj Lordna Putri

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…