Program Angkot Gratis di Batu Segera Diuji Coba

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Batu - Rencana program angkutan umum/kota (Angkot) gratis untuk pelajar disambut baik Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Batu. Para pelaku jasa transportasi di Kota Pariwisata ini bahkan tengah bersiap-siap. Sebab, akan segera diuji coba setelah lebaran ini dan diperkirakan beroperasi penuh saat siswa sekolah memasuki tahun ajaran baru.

Ketua Organda Kota Batu Heri Junaidi mengatakan, kalau program ini akan segera diluncurkan.

Perkiraan pada momen yang bertepatan dengan hari pendidikan. Hal ini menyusul telah dilakukannya kajian dan penentuan 18 titik utama yang tersebar di 3 Kecamatan. Nantinya setelah dievaluasi masih memungkinkan ada perubahan jalur sesuai kondisi di jalanan.

"Kalau sekarang masih ada 42 kendaraan harapannya nanti tahun depan kalau berhasil bisa bertambah jadi 60 kendaraan. Uji coba setelah lebaran ini," ungkap Heri ketika dikonfirmasi, belum lama ini. 

Ia mengharapkan kesempatan keterlibatan pelaku transportasi dalam program ini juga untuk kembali meningkatkan kesejahteraan sopir angkot. Pasalnya pendapatan mereka sudah tidak menentu sejak adanya angkutan umum dan ojek berbasis online. Sedangkan dari hasil kajian sudah ada sekitar 7.500 peminat angkot gratis.

"Sementara nanti angkutan akan mengutamakan penumpang untuk anak sekolah di tingkat SMP dan SMA," sebutnya.

Prioritas utama untuk angkutan umum gratis pada tahap awal adalah keluarga menengah kebawah. Nantinya akan dipetakan lagi sesuai jenjang dan jam pulang masuk sekolah.

Ia memprediksi angkutan gratis untuk pelajar ini akan mulai berjalan keseluruhan mulai periode tahun ajaran baru. Pada saatnya nanti pada setiap angkot tersebut juga akan terpasang perangkat scan untuk transaksi. Kini para sopir angkot sedang mengurus persyaratan untuk mendaftar di Koperasi.

Angkot juga akan ada tanda khusus berupa stiker di bagian depan. Jika berkas administrasi telah selesai dari koperasi.

Heri berujar, jika pihaknya diminta menyiapkan kendaraan dengan kondisi prima agar para pelajar bisa menikmati perjalanan dan selamat sampai tujuan.

"Pastinya ada perbaikan, dan yang terpenting kendaraannya masih hidup surat-suratnya," ucapnya. Bt-01/ham

Berita Terbaru

Thom Haye Curhat Diteror

Thom Haye Curhat Diteror

Senin, 12 Jan 2026 19:48 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:48 WIB

Digaji Persib Rp 750 Juta per Bulan      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Thom Haye curhat di media sosial, usai membantu Persib Bandung mengalahkan Persija Ja…

Pemerintah Iran Anggap Pendemo Ayatollah "Musuh Tuhan”

Pemerintah Iran Anggap Pendemo Ayatollah "Musuh Tuhan”

Senin, 12 Jan 2026 19:43 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:43 WIB

Mata Uang Rial Iran Turun 40 Persen Dorong Inflasi Harga Pangan hingga 70 Persen    SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Militer Iran menegaskan bakal membela k…

Prabowo Saksikan Seorang Siswa Beri Aba-aba Makan MBG

Prabowo Saksikan Seorang Siswa Beri Aba-aba Makan MBG

Senin, 12 Jan 2026 19:38 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:38 WIB

Saat Peresmian 166 Sekolah Rakyat Secara Serentak di Banjarbaru, Kalsel      SURABAYAPAGI.COM, Banjarbaru - Presiden Prabowo Subianto tiba di Sekolah Rakyat …

Bulog tak Percaya Harga Beras Naik Jelang Lebaran

Bulog tak Percaya Harga Beras Naik Jelang Lebaran

Senin, 12 Jan 2026 19:36 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengklaim harga beras di lapangan tetap stabil dan sesuai Harga Eceran Tertinggi…

Direktur Jenderal Pajak Malu

Direktur Jenderal Pajak Malu

Senin, 12 Jan 2026 19:29 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dampak tiga Pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara ditangkap oleh KPK, langsung menampar Direktorat Jenderal…

Hakim Minta JPU Serahkan Hasil Audit, Jaksa Ngeyel

Hakim Minta JPU Serahkan Hasil Audit, Jaksa Ngeyel

Senin, 12 Jan 2026 19:26 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:26 WIB

Eksepsi terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Ditolak     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat meminta jaksa m…