Aksi Demo di Kejaksaan Kediri Ricuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Sejumlah LSM yang tergabung dalam aliansi anti korupsi Kota Kediri, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Negeri Kota Kediri, menuntut pihak Kejaksaan mengusut tuntas dugaan korupsi jasmas anggota DPRD Kota Kediri, Selasa (16/4/2024).

Massa juga mengusung keranda mayat, sebagai simbol matinya kinerja Kejaksaan, karena tidak kunjung mengusut tuntas kasus korupsi dana jasmas anggota DPRD Kota Kediri.

Dalam orasinya, massa menuntut pihak Kejaksaan bertindak tegas untuk mengusut kasus korupsi atau penyelewengan dana jasmas. Dan jika Kajari tidak mampu menyelesaikan kasus-kasus tersebut, kajari disuruh mengundurkan diri.

“Kajari kalau ga berani mengusut kasus jasmas anggota dewan DPRD Kota Kediri, maka silahkan mundur saja. Karena kita membutuhkan sosok Kajari yang berani,” teriak salah satu orator aksi.

Massa juga membakar ban bekas di pinggir jalan, sehingga sempat membuat macet arus lalu lintas di depan Kejaksaan negeri Kota Kediri.

Karena mengganggu pengguna jalan, petugas Kepolisian memadamkan api menggunakan apar. Namun massa yang tidak terima mengejar dan berusaha memukul petugas yang memadamkan api, sehingga adu dorong antara Massa dengan pihak Kepolisian tidak terhindarkan. Kericuhan mereda setelah petugas yang lain melerai kedua belah pihak.

Selanjutnya perwakilan Massa diperkenankan masuk kedalam Kejaksaan, untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutannya. Massa ditemui oleh kasi Intel Boma Wira.

“Kami menuntut Kejaksaan negeri Kota Kediri mengusut tuntas dugaan penyelewengan dana jasmas, yang melibatkan anggota dewan DPRD Kota Kediri, dengan estimasi kerugian negara mencapai puluhan miliar,” Kata Basuki, korlap aksi. Kd-01/ham

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …