Uangnya Rp 40 M Disita KPK, Mantan Mentan Panik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ajudan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Panji Hartanto, beberkan situasi kepanikan mantan bosnya. Termasuk saat penggeladahan di rumah dinasnya yang ditemukan uang asing tunai senilai Rp 40 miliar.

Panji Hartanto, diajukan Jaksa KPK sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi dengan terdakwa SYL. Panji mengungkap SYL yang sedang berada di Spanyol panik saat rumah dinasnya digeledah KPK.

Panji tak berkutik saat hakim mencecar soal penggeledahan rumah dinas SYL pada persidangan di PN Tipikor Jakarta, Rabu (17/4/2024).

Panji Hartanto merupakan ajudan pribadi SYL.

"Apakah saudara mengetahui kapan saudara terdakwa berkunjung terakhir ke luar negeri?" tanya ketua majelis hakim Rianto Adam Pontoh.

"Kemarin ke Spanyol," jawab Panji.

"Bulan apa masih ingat saudara?" tanya hakim.

"September-Oktober 2023," jawab Panji.

 

Digeledah saat SYL di Spanyol

Panji mengatakan penggeledahan rumah dinas (rumdin) SYL dilakukan saat SYL melakukan kunjungan kerja di Spanyol. Dia mengatakan informasi itu diketahui dari penjaga rumdin SYL bernama Ubaidah.

"Apakah saudara mengetahui saudara saksi, bahwa pada saat keberangkatan Terdakwa Syahrul Yasin Limpo selaku Menteri Pertanian waktu itu ke Spanyol ada penggeledahan di rumah dinas Widya Chandra, rumdin menteri?" tanya hakim.

"Kunjungan di Spanyol sebelumnya kunjungan di Roma, yang di Spanyol ada penggerebekan," jawab Panji.

"Saudara tahu dari mana penggeledahan itu?" tanya hakim.

"Saya informasi dari Pak Ubadiah," jawab Panji.

Panji mengatakan SYL panik saat mengetahui rumah dinasnya digeledah KPK. Dia mengatakan SYL memerintahkan dirinya mengecek kondisi di Jakarta usai penggeledahan tersebut.

"Saudara kan langsung dengan terdakwa waktu itu, gimana terdakwa waktu itu gimana? "Apakah beliau tenang-tenang saja atau ada kelihatan agak panik atau apa?" tanya hakim.

"Bapak panik," jawab Panji.

"Panik ya, iya. Yang geledah ini KPK masalahnya kan pasti panik secara psikologis. Apa yang disampaikan ke saudara?" tanya hakim.

 

Mata Uang Asing

"Disuruh cek kondisi di Jakarta," jawab Panji.

Panji mengatakan dirinya mengecek kondisi rumah dinas di Jakarta lewat penjaga rumah SYL, Ubaidah. Dia mengatakan penyidik KPK menyita uang Rp 40 miliar dan senjata api dari rumah dinas itu.

"Yang saudara tahu setelah penggeledahan itu apa yang diambil dari rumah dinas?" tanya hakim.

"Informasinya ada uang," jawab Panji.

"Uang berapa banyak?" tanya hakim.

"Kurang lebih Rp 40 miliar," jawab Panji.

"Uang cash?" tanya hakim.

"Mata uang asing sama senjata," jawab Panji.

Sebagai informasi, SYL didakwa melakukan pemerasan dan menerima gratifikasi dengan total Rp 44,5 miliar. Dia didakwa bersama dua eks anak buahnya, yakni Sekjen Kementan nonaktif Kasdi dan Direktur Kementan nonaktif M Hatta. Kasdi dan Hatta diadili dalam berkas perkara terpisah. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Musda Demokrat Buka Pendaftaran Calon Ketua DPD Jatim 14-20 Agustus

Musda Demokrat Buka Pendaftaran Calon Ketua DPD Jatim 14-20 Agustus

Rabu, 12 Agu 2026 21:49 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Tahapan Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD Partai Demokrat Jawa Timur memasuki fase penting dengan dibukanya pendaftaran bakal c…

Saksi Indah Utami Mengaku Hanya Menjalankan Fungsi Administratif, Tidak Menentukan Nilai maupun Menyetujui Pengeluaran

Saksi Indah Utami Mengaku Hanya Menjalankan Fungsi Administratif, Tidak Menentukan Nilai maupun Menyetujui Pengeluaran

Rabu, 12 Agu 2026 20:34 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 20:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Sengketa pengadaan lahan kawasan industri di Jombang antara PT Java Fortis Corporindo dengan mantan direkturnya, Nany Widjaja, k…

Resep Warisan Keluarga Jadi Inspirasi Menu Lokal, McDonald’s Buka Kompetisi Kuliner 2026

Resep Warisan Keluarga Jadi Inspirasi Menu Lokal, McDonald’s Buka Kompetisi Kuliner 2026

Rabu, 12 Agu 2026 20:21 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 20:21 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Resep keluarga yang diwariskan lintas generasi tidak hanya menjadi bagian dari tradisi kuliner, tetapi juga mulai mendapat ruang lebih …

Jelang Muktamar, Kiai Asep Ingatkan Arah Kepemimpinan Abad II Harus Tetap Berakar pada Pesantren

Jelang Muktamar, Kiai Asep Ingatkan Arah Kepemimpinan Abad II Harus Tetap Berakar pada Pesantren

Rabu, 12 Agu 2026 20:14 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, akhir Agustus 2026, arah k…

BSI Gandeng Nasyiatul Aisyiyah, Perluas Akses Keuangan Syariah dan Pembiayaan UMKM

BSI Gandeng Nasyiatul Aisyiyah, Perluas Akses Keuangan Syariah dan Pembiayaan UMKM

Rabu, 12 Agu 2026 17:57 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 17:57 WIB

SurabayaPagi, Surakarta — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperluas kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan Islam untuk memperkuat ekosistem ekonomi s…

Dewan Ponorogo Ramai-Ramai Setor Uang Tunjangan, Kejaksaan Amankan Lebih Dari Rp 1 M Di Hari Ke 3

Dewan Ponorogo Ramai-Ramai Setor Uang Tunjangan, Kejaksaan Amankan Lebih Dari Rp 1 M Di Hari Ke 3

Rabu, 12 Agu 2026 17:33 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 17:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Gelombang pengembalian uang Tunjangan Perumahan (TP) anggota dan pimpinan DPRD Ponorogo terus terjadi pasca Kejaksaan Negeri Ponorogo…