Tanggapan Pj Bupati Jombang Usai Namanya Dikaitkan Masuk Bursa Pilbup 2024

author Syaiful Arif Koresponden Jombang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Bupati Jombang, Sugiat.SP/ SAREP
Pj Bupati Jombang, Sugiat.SP/ SAREP

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Mencuatnya nama Pejabat (Pj) Bupati Jombang, Sugiat dalam kontestasi politik pemilihan bupati 2024 direspon mantan mantan Kabinda Sulawesi Barat. 

Jika dirinya tidak memiliki niatan untuk mengikuti Pilbup Kabupaten Jombang bulan November 2024 mendatang. 

Sugiat, dengan tegas menampik kabar bila ia nantinya akan maju mencalonkan diri sebagai bupati Jombang, pada pilkada 2024 nanti.

Karena saat ini, Sugiat masih tercatat dan menyandang status sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Badan Intelijen Negara (BIN). 

"Saya ini gak ada rival politik. Karena saya ASN, kalau toh mau harus ikut kontestasi pilkada kan ada aturan-aturannya," kata Sugiat, Kamis (18/04/2024). 

Jika ia memiliki niatan untuk maju sebagai calon bupati Kabupaten Jombang, diungkapkannya harus mengundurkan diri sebagai ASN di BIN. 

"Itu juga harus mendapatkan persetujuan dari pimpinan (BIN) dulu. Diizinkan atau tidak," tandas Sugiat. 

Untuk itu, ia menegaskan inspeksi mendadak (sidak) makanan dan minuman (Mamin) yang dilakukan tim pengendali inflasi daerah (TPID) Jombang di salah satu toko modern milik pengusaha yang akan mengikuti kontestasi pilkada Jombang, bukanlah sebuah setingan.

"Makanya ada yang menyampaikan ini ada settingan ada ini, ada itu, sebenarnya gak ada, dan saya klarifikasi bahwa itu gak ada," kata Sugiat menambahkan. 

Sehingga lanjut Sugiat, kegiatan sidak mamin TPID di toko modern yang ada di jalan raya KH Wahab Hasbullah nomor 174, Tambakrejo, Jombang itu, tidak berlatar belakang politik.

"Tidak ada (unsur politis), saya ini pas kesana kebetulan, menemukan itu (makanan kadaluarsa dan tanpa izin), dan sebelum ke sana, sudah di telpon oleh Bu Nura Kamalia (kepala dinas Ketahanan Pangan), bahwa kita akan datang (sidak mamin)," kata Sugiat.

"Dan yang menentukan titik-titik (lokasi sidak) itu Ketahanan Pangan, saya gak tau kemana aja lokasinya yang akan disidak, saya ngikut aja. Seperti di Indomarco, Sumber rejeki atau apa itu, saya gak menentukan titiknya," ujar Sugiat. Sarep

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …