Kebutuhan Guru di Kota Malang Sangat Tinggi

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 18 Apr 2024 19:18 WIB

Kebutuhan Guru di Kota Malang Sangat Tinggi

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang mencatat rata-rata ada 20 guru yang pensiun setiap bulan.

Saat ini, ada 3.800 an Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri atas guru, kepala sekolah dan pegawai lainnya.

Baca Juga: Bea Cukai Malang Gagalkan Pengiriman Jutaan Batang Rokok Ilegal

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana saat ditemui di Mal Pelayanan Publik.

Suwarjana mengatakan, kebutuhan guru di Kota Malang sangat tinggi. Pihaknya telah mengajukan kuota 1.300 an guru yang bisa mengisi kekosongan karena banyaknya guru yang pensiun. 

Kuota tersebut telah diajukan dan Suwarjana meyakini, jumlah kuota yang diajukan disetujui oleh Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Kota Malang.

"Setiap bulan, paling sedikit 20 pensiun. Kalau guru tidak diisi ya susah. Sementara kami belum boleh mengangkat non ASN. Kalau guru SMP, kan masih bisa geser sini geser ke sana karena guru mata pelajaran. Sedangkan guru di SD adalah guru kelas. Itu kesulitan kami. Kebutuhannya hampir sama antara SMP dan SD," terang Suwarjana.

Kebutuhan tenaga pendidik memiliki perbedaan dengan tenaga kesehatan. Pasalnya, antara guru di tingkat SD dan SMP memiliki metode kerja yang berbeda. 

Baca Juga: Sambut Porprov 2025, Pemkot Malang akan Bangun 2 Lapangan Voli Pantai

Suwarjana menyatakan, di bidang kesehatan, dokter bisa bertugas di beberapa tempat pelayanan kesehatan, sedangkan guru SD, yang notabene adalah guru kelas, harus tetap tinggal di sekolah. Pun guru SMP, meskipun mengajar mata pelajaran, namun tidak bisa meninggalkan sekolah. Oleh sebab itu, ia meyakini pengajuan kuota guru akan disetujui seluruhnya.

"Saya yakin kalau guru pasti diakomodir semuanya karena penanganan guru itu lain. Kalau kesehatan, katakanlah dokter, jam sekian bisa pindah. Kalau guru kan tidak bisa," ujarnya.

Suwarjana juga mengatakan bahwa Pemkot Malang sangat memperhatikan kesejahteraan guru.

Baca Juga: 4 Ruko di Malang Ludes Terbakar

Rerata gaji guru di Kota Malang, yang telah berstatus PNS dan Non ASN yang sudah tercatat di atas Rp 3 juta.

Suwarjana mengungkapkan, kesejahteraan guru menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi semangat kerja.

Pada awal tahun ini, Pemkot Malang telah mengusulkan 3.799 formasi kebutuhan calon aparatur sipil negara (CASN) ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang, Totok Kasianto Kebutuhan PPPK jumlahnya 3.749. Kalau CPNS ada 50, khususnya di bagian tenaga teknis, misalnya auditor. Ml-01/ham

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU