Pasokan Kebutuhan Pokok Stabil Pasca Lebaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Pasokan kebutuhan pokok di Kota Malang masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat pasca Lebaran.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang menjelaskan, belum ada laporan adanya kelangkaan dan ketidakterjangkauan harga terhadap kebutuhan pokok.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang, Slamet Husnan saat ditemui di Gedung DPRD Kota Malang menyatakan, harga-harga kebutuhan pokok cenderung stabil pasca Lebaran. Kondisi tersebut berbeda ketika jelang Lebaran lalu.

Ia juga tidak menerima adanya kelangkaan bahan pokok. Dari 26 pasar tradisional yang ada di Kota Malang, semuanya telah mendapatkan pasokan kebutuhan yang cukup.

Meski kebutuhan masih aman, Slamet mengatakan bahwa pemerintah dan masyarakat perlu tetap menjaga kebutuhan yang tersedia.

"Kalau sebenarnya, semua perlu kita jaga, pasokan dan ketersediannya di Kota Malang. Dari 26 pasar rakyat, di sana alur masuk barang tercukupi," kata Slamet. 

Biasanya harga berpengaruh pada waktu-waktu tertentu seperti hari besar keagamaan atau hari besar lainnya. Stabilitas yang terjadi saat ini diperkirakan karena daya beli masyarakat sudah kembali normal.

Slamet menjelaskan, pihaknya masih melangsungkan survey di pasar tradisional mengenai kondisi pasokan dan daya beli masyarakat.

"Saat ini relatif menurun harga komoditi di Kota Malang. Ini saya mohon waku masih mengumpulkan data dulu di bidang ketahanan pangan yang melaksanakan survey di pasar untuk mengetahui ketersediaan stok. Sejauh ini tidak sampai ada kelangkaan. Ketersediaan dan keterjangkauan relatif aman," katanya. 

Pelaksanaan pangan murah beberapa waktu lalu juga dianggap telah memengaruhi kebutuhan masyarakat. Dengan harga yang lebih murah, kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi di program pangan murah. 

Di sisi lain, Slamet menjelaskan adanya program urban farming yang telah dilaksanakan di 57 kelurahan dan 400 kelompok tani di Kota Malang.

Program urban farming telah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangannya, terutama terhadap kebutuhan sayur mayur, lombok atau tomat.

"Urban farming lebih ke ketahanan pangan tingkat keluarga, kelompok tani, RT/RW. Minimal komoditi seperti sayur, tomat dan cabai bisa terpenuhi. Seperti kemarin cabai, kami menyalurkan 5.000 bibit cabai. Saat harga tinggi mereka panen. Sehingga harganya tidak bergejolak. Panennya sama antara urban farming dan hamparan," paparnya.

Setiap kelompok uraban farming terdiri atas 25 orang. Urban farming dilakukan di komplek tinggal warga yang memanfaatkan lahan sempit.

Sementara itu, petani cabai di Kota Malang berada di Kecamatan Kedungkandang dan Lowokwaru. Di Kedungkangan, Slamet menyatakan ada 40 hektare lahan petani cabai. Sedangkan di Lowokwaru ada 30 hektare. Ml-02/ham

Berita Terbaru

Puncak Hari Lingkungan Hidup, Khofifah Pimpin Aksi Bersih 10 Ton Sampah dan Tanam Pohon

Puncak Hari Lingkungan Hidup, Khofifah Pimpin Aksi Bersih 10 Ton Sampah dan Tanam Pohon

Sabtu, 06 Jun 2026 20:42 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 20:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin aksi bersih sampah dan penanaman pohon pada puncak peringatan Hari Lingkungan H…

Gerindra Cup 2026 U 17 Resmi Dibuka, Mbak Wali Dorong Lahirnya Atlet Sepak Bola Berprestasi

Gerindra Cup 2026 U 17 Resmi Dibuka, Mbak Wali Dorong Lahirnya Atlet Sepak Bola Berprestasi

Sabtu, 06 Jun 2026 19:57 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri pembukaan turnamen sepak bola Gerindra Cup 2026 U 17. Acara berlangsung di Stadion…

KAI Dukung Program Diskon Transportasi dari Pemerintah untuk Kereta Ekonomi Komersial di Wilayah Daop 7 Madiun

KAI Dukung Program Diskon Transportasi dari Pemerintah untuk Kereta Ekonomi Komersial di Wilayah Daop 7 Madiun

Sabtu, 06 Jun 2026 18:28 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Liburan Sekolah lebih hemat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyatakan dukungan penuh terhadap program…

Kuasa Hukum 2 Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp1,4 M Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

Kuasa Hukum 2 Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp1,4 M Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

Sabtu, 06 Jun 2026 18:24 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 18:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kasus penolakan pembayaran proyek pengadaan pipa di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo kembali mencuat.…

Sparta Pena FC Tumbangkan Bank Jatim 3-2 di Laga Penuh Kontroversi  ‎

Sparta Pena FC Tumbangkan Bank Jatim 3-2 di Laga Penuh Kontroversi ‎

Sabtu, 06 Jun 2026 15:16 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 15:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC Madiun meraih kemenangan setelah menundukkan Bank Jatim dengan skor 3-2 dalam lanjutan Mini Soccer Grup D Kapolres Cu…

Komitmen Jaga Iklim dan Lingkungan, PLN UID Jatim dan DLH Surabaya Tanam 60 Pohon

Komitmen Jaga Iklim dan Lingkungan, PLN UID Jatim dan DLH Surabaya Tanam 60 Pohon

Sabtu, 06 Jun 2026 15:10 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 15:10 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur bersama Dinas Lingkungan Hidup…