Ribuan PKL akan Direlokasi ke Pasar Induk Among Tani

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 21 Apr 2024 19:34 WIB

Ribuan PKL akan Direlokasi ke Pasar Induk Among Tani

SURABAYAPAGI.COM, Batu - Pemerintah Kota Batu segera merelokasi ribuan pedagang kaki lima (PKL) terverifikasi yang saat ini menempati area dalam Stadion Brantas ke Pasar Induk Among Tani Kota Batu.

Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai dalam keterangan yang diterima di Kota Batu, Minggu, mengatakan bahwa ada kurang lebih sebanyak 1.057 pedagang yang akan direlokasi dari area dalam Stadion Brantas ke pasar yang menjadi ikon wisata Kota Batu itu.

Baca Juga: Okupansi Hotel di Batu saat Libur Panjang Rendah

"Kebutuhan untuk relokasi pedagang sangat mendesak, dikarenakan area stadion segera direvitalisasi untuk dijadikan kawasan pusat olahraga di Kota Wisata Batu," kata Aries.

Aries menjelaskan para pedagang tersebut akan ditempatkan sesuai dengan zonasi seperti area pangan basah, pangan kering, siap saji dan non-pangan. Penataan dilakukan sesuai zonasi tersebut dan sebagian pedagang akan mendapat los berukuran 1x2 meter.

Baca Juga: Festival Strawberry di Batu Dongkrak Pariwisata Berbasis Pertanian

Menurutnya,  jam operasional pedagang akan dimulai pukul 22.00 hingga 07.00 WIB. Diharapkan pedagang bisa menaati peraturan dan kesepakatan waktu operasional yang sudah ditentukan tersebut dan tidak mengganggu aktivitas Pasar Among Tani pada siang hari.

Ia menambahkan, jika para pedagang tersebut tidak mengikuti aturan yang telah ditentukan,  Pemerintah Kota Batu akan memberikan sanksi. Penerapan sanksi tersebut, demi kenyamanan bersama di Pasar Induk Among Tani.

Baca Juga: Ratusan Warga Kota Batu Terima Sertifikat PTSL

"Tujuannya untuk kenyamanan bersama semua yang beraktivitas di Pasar Induk Among Tani. Baik pedagang maupun pembeli, seperti masyarakat Kota Wisata Batu maupun wisatawan," katanya.

Dengan masuknya para pedagang pasar pagi tersebut, Pasar Induk Among Tani Kota Batu bisa beroperasional selama 24 jam. Diharapkan, selain menjadi daya tarik wisatawan, pasar tersebut juga bisa mendorong sektor perdagangan setempat. Ml-01/ham

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU