Waspadai Penyebab Mobil Terbakar Akibat Korsleting di Kompresor AC

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Bus PO Haryanto ludes terbakar di Jogja. SP/ Dok. Satlantas Polresta Sleman
Ilustrasi. Bus PO Haryanto ludes terbakar di Jogja. SP/ Dok. Satlantas Polresta Sleman

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Dalam berkendara, kenyamanan pengemudi merupakan hal yang tak terelakkan. Salah satu aspek kenyamanan tersebut adalah kinerja AC mobil yang optimal di tengah mobilitas yang cukup tinggi. Namun, tidak jarang pemilik mobil mengalami kendala serius, seperti korsleting AC pada bagian kompresornya.

Fenomena penyebab kompresor AC mobil terbakar ini tidak hanya mengakibatkan ketidaknyamanan, tetapi juga dapat menjadi potensi bahaya yang serius. Salah satu hal fatalnya bisa berakibat mobil terbakar hingga meledak secara tiba-tiba.

Diketahui, seperti insiden bus PO Haryanto yang terbakar belum lama ini diduga karena adanya korsleting di bagian sistem (kompresor) AC. Percikan api yang mengenai bahan mudah terbakar membuat bus dengan cepat dilahap api. 

M Gunawan, Kepala Bengkel Spesialis AC mobil Premium 99 di Depok, Jawa Barat, mengatakan, mobil modern yang dari bawaan pabrik sudah dipasang AC sangat kecil kemungkinannya mengalami korsleting.

"Kalau bawaan pabrik, minim terjadi korsleting AC. Kecuali kalau ada tambahan aksesori, mengambil jalur enggak pas dan sebagainya," kata Gunawan, Senin (22/04/2024).

Diketahui, AC yang berada di mobil punya sistem kelistrikan sendiri. Cuma biasanya, sekalipun mengalami korsleting, lokasinya bukan di tempat yang ada bahan mudah terbakar.

"Kalau tidak ada bahan mudah terbakar, cuma kabelnya saja nanti yang hangus, terus sitemasi pendinginannya langsung mati. AC itu ada pengaman, namanya fuse (sekring), kalau ada tegangan tidak normal, dia bisa jadi pengaman," ucap Gunawan. 

Lebih lanjut, risiko korsleting memang bisa terjadi pada kendaraan. Cuma kalau kondisi mobil standar, maka kemungkinan adanya tegangan tidak normal di sistem kelistrikan lebih minim.

Sementara itu, untuk mencegah terjadinya korsleting AC itu, Service Director PT Suzuki Indomobil Sales Riecky Patrayudha menjelaskan, ketika melakukan perawatan atau pembersihan dengan kain lap atau material lain, benda-benda tersebut bisa saja tertinggal karena lupa. 

"Hal ini berbahaya karena berpotensi menimbulkan kebakaran. Untuk itu, selalu cek kembali ruang mesin secara teliti apakah ada barang yang mudah terbakar tertinggal sebelum menutup kap mesin," ujar Riecky 

Sedangkan perlu diperhatikan juga, untuk pemilihan posisi mobil diparkir juga bisa jadi penyebab kebakaran, misalnya parkir di dekat benda-benda seperti ranting, sampah kertas, dan ranting. Saat menempel ke knalpot, hal ini berpotensi membuat kendaraan terbakar jika mesin dalam keadaan hidup. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Bupati Sumenep: Pemkab Akan Terus Perhatikan Nasib Petani Tembakau Untuk Sukses dan Sejahtera

Bupati Sumenep: Pemkab Akan Terus Perhatikan Nasib Petani Tembakau Untuk Sukses dan Sejahtera

Senin, 15 Jun 2026 11:55 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah kabupaten Sumenep tetap akan memperhatikan nasib para petani tembakau yang selama ini menjadi tulang punggung…

Sebanyak 93 Desa Terancam Krisis Air Bersih, Bojonegoro Mulai Siapkan Langkah Mitigasi

Sebanyak 93 Desa Terancam Krisis Air Bersih, Bojonegoro Mulai Siapkan Langkah Mitigasi

Senin, 15 Jun 2026 11:36 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Berdasarkan hasil mitigasi yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, sebanyak 93 desa di 24…

Pendapatan Perajin Tahu dan Tempe Anjlok Diambang Kerugian, Imbas Harga Kedelai Tembus Rp11.200 per Kg

Pendapatan Perajin Tahu dan Tempe Anjlok Diambang Kerugian, Imbas Harga Kedelai Tembus Rp11.200 per Kg

Senin, 15 Jun 2026 11:25 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Imbas kenaikan harga kedelai impor dari yang sebelumnya sekitar Rp 8.700 per kilogram dan kini harga kedelai telah menembus Rp…

Alami Peningkatan Wisatawan, Ratusan Pendaki Datangi Gunung Lawu Jelang 1 Suro

Alami Peningkatan Wisatawan, Ratusan Pendaki Datangi Gunung Lawu Jelang 1 Suro

Senin, 15 Jun 2026 10:59 WIB

Senin, 15 Jun 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah atau 1 Suro, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan…

Genjot PAD, Pemkab Ponorogo Optimalisasi Sektor Pariwisata Lewat Grebeg Suro

Genjot PAD, Pemkab Ponorogo Optimalisasi Sektor Pariwisata Lewat Grebeg Suro

Senin, 15 Jun 2026 10:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya menggenjot pendapatan asli daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, mengupayakan optimalisasi sektor…

Pemkot Malang Perketat Pengawasan Izin Operasional SPPG Sesuai Regulasi

Pemkot Malang Perketat Pengawasan Izin Operasional SPPG Sesuai Regulasi

Senin, 15 Jun 2026 10:45 WIB

Senin, 15 Jun 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti  beberapa waktu ke belakang terkait pemberian sanksi berupa penghentian operasional enam SPPG karena diduga tak …