Dishub Jatim Segera Pamerkan Bus Luxury Trans Jatim untuk Koridor 1 dengan Tarif Rp 20 ribu

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur (Jatim) mengungkapkan bahwa segera meluncurkan Bus Luxury baru yang akan masuk ke jajaran Trans Jatim Koridor 1.

Dikarenakan load factor koridor 1 sudah di atas 130 persen. Oleh karena itu, bus tipe Luxury Trans Jatim yang ukurannya 3/4 lebih besar dibandingkan biasanya nantinya akan berkontribusi pada koridor tersebut.

Kepala Dishub Jawa Timur, Nyono, mengaku bahwa Bus Luxury Trans Jatim ini nantinya menawarkan kenyamanan ekstra dengan tempat duduk yang lapang dan fasilitas pramugari.

"Tempat duduknya nyaman, penumpang tidak ada yang berdiri dan ada pramugarinya," kata Nyono, Surabaya, Jumat, (26/4/2024).

Dengan tarif komersial sebesar Rp20 ribu, bus ini akan menghadirkan layanan yang sangat dinantikan bagi masyarakat Gerbangkertosusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan).

Nyono juga menegaskan bahwa subsidi tarif akan dipindahkan ke koridor lain untuk memastikan layanan Trans Jatim merata di seluruh wilayah.

"Trans Jatim Luxury akan beroperasi pada jam sibuk, dengan tujuan memperluas cakupan layanan kami untuk kalangan menengah ke atas," jelas Nyono, menegaskan komitmennya untuk menyediakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat.

Lanjut Nyono, namun dengan dicabutnya subsidi ini dengan tarif sebesar Rp 5 ribu kurang tepat lantaran banyak pegawai di Gresik yang banyak bergaji Rp 10 juta keatas.

"Jadi yang 30 persen bus Trans Jatim koridor I dengan tarif Rp5000 ini tetap akan beroperasi pada jam-jam tidak sibuk, sehingga masyarakat kalangan menengah kebawah tetap bisa terlayani," papar Nyono.

Selain itu, Nyono juga mengungkapkan rencana untuk menggunakan bus listrik sebagai bagian dari pengembangan moda transportasi berbasis elektrik.

"Pak Pj telah memerintahkan agar Trans Jatim dapat menggunakan bus listrik. Ini adalah langkah besar dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan pengurangan emisi gas rumah kaca," tambahnya.

Tak hanya itu, Dishub Jatim juga akan merilis fitur baru pada aplikasi Trans Jatim - Ajaib pada bulan Agustus mendatang. Fitur ini akan memberikan informasi tentang daerah-daerah rawan dan titik perlintasan kereta api tanpa palang pintu, sehingga memberikan keamanan tambahan bagi pengguna transportasi publik.

"Jadi jika kita sudah menginstal aplikasi ini pada google map akan ada notifikasi daerah-daerah rawan dan titik perlintasan kereta api tidak berpalang pintu. Ini tersambung secara otomatis kalau sudah download Trans Jatim - Ajaib. Jadi bagi pengguna aplikasi ini tidak harus naik Bus Trans Jatim," tandasnya. Ain

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…