Pasokan Menipis, Harga Bawang Merah di Probolinggo Melonjak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Pasokan bawang merah yang menipis di Kabupaten membuat harga komoditas tersebut di Pasar Bawang Merah Dringu, mengalami lonjakan. Kenaikan harga tersebut sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Diketahui, saat ini harga bawang merah besar atau kualitas super menyentuh angka Rp 50.000 per kilogram. Lalu, untuk harga bawang merah besar biasa, harganya berkisar di angka Rp 40.000 hingga Rp 42.000 per kilogram, naik dari sebelumnya sebesar Rp 35.000 per kilogram.

Sedangkan, untuk harga bawang merah berukuran kecil, harganya sudah menyentuh angka Rp 25.000 per kilogram, naik dari sebelumnya sebesar Rp 15.000 hingga Rp 20.000 per kilogram.

Salah satu pedagang bawang merah Ainul Yaqin mengatakan, saat ini bukan musim panen bawang merah, sehingga pasokan (stok) menipis dan harganya pun ikut melonjak.

Lebih lanjut, Ainul juga membeberkan faktor lain yang membuat harga komoditas tersebut melonjak, yakni tingginya permintaan pasokan bawang merah dari luar daerah. Selain itu, banyak petani bawang merah di luar daerah yang mengalami gagal panen.

"Kalau harganya memang naik. Bahkan sekitar tiga sampai empat hari yang lalu, harga bawang merah berkualitas super sempat menyentuh angka Rp 60.000 per kilogram," ungkap Ainul, Jumat (26/04/2024).

Pasalnya, tidak hanya dijual untuk pasar lokal, stok bawang merah di Kabupaten Probolinggo juga dijual ke sejumlah daerah, seperti Nganjuk, Jawa Tengah, Kalimantan, hingga Sumatera.

Sementara Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo Taufik Alami mengaku untuk mengantisipasi terjadinya praktek monopoli penjualan bawang merah di pasaran.

"Meski saat ini bawang merah mengalami kenaikan harga, tetapi kondisi tersebut menjadi berkah tersendiri bagi para petani bawang merah di Kabupaten Probolinggo, karena sebelumnya harga sempat anjlok," pungkasnya.

Kedepan, pihaknya bakal memperketat pengawasan penjualan bawang merah. Hal itu dilakukan agar kondisi harga tetap stabil, serta ketersediaan bawang merah di Kabupaten Probolinggo tetap mencukupi. prb-01/dsy

Berita Terbaru

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…