Polisi Segera Panggil Bos PT Samawa Putri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satreskrim Polres Madiun akan memanggil bos PT Samawa Putri, Suratin Ekawati. Pemanggilan tersebut menindaklanjuti laporan terkait dugaan penipuan yang dilayangkan beberapa orang mengaku korban dari perusahaan Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) tersebut.  

KBO Reskrim Polres Madiun, Iptu Johan mengatakan perkara tersebut sudah masuk dan akan segera dilakukan pengumpulan data dan fakta. Pihaknya bakal memastikan apakah ada unsur tindak pidana atau tidak dalam perkara tersebut. 

“Karena sejumlah pelapor ini mengaku diberi janji gaji tinggi. Kemudian, setor ke terlapor ini senilai puluhan juta untuk mengurus dokumen. Sampai saat ini belum berangkat. Kami akan lakukan penyelidikan terkait laporan ini,” kata Johan, Jumat (26/4/2024).

Mengenai  terduga pelaku yang sudah disebut korban, yakni seseorang yang menjabat sebagai Kepala Cabang PJTKI PT Samawa Putri, Suratin Ekawati, pihaknya belum bisa menaikkan statusnya menjadi tersangka.

“Ada tahapan penyelidikan terlebih dahulu. Setelah itu gelar perkara, kalau sudah cukup bukti akan kami tetapkan tersangka,” jelasnya.

Tim penyidik akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap terduga pelaku. ‘’Segera kami lakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan,” tegasnya.

Dirinya juga berharap, bagi para calon buruh migran yang mengalami nasib seperti korban diminta segera melapor ke Polres Madiun. 

“Sementara belum ada korban lain. Kemarin yang lapor baru 4 calon buruh migran,” tandasnya. 

Diketahui sebelumnya, sebanyak 40 orang warga Kabupaten Madiun diduga menjadi korban penipuan dengan kedok menjadi pekerja migran Indonesia (PMI) di Inggris. Namun puluhan warga itu tak kunjung mendapatkan kepastian.

Priyanto (31), warga Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur salah satu korban penipuan memutuskan mempolisikan perusahaan Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI), PT Samawa Putri. Dia merasa ditipu lantaran tak juga berangkat ke negara tujuan bekerja, Inggris.

Priyanto sudah kadung setor duit puluhan juta untuk pengurusan dokumen. Namun sampai April 2024, dia tak kunjung diberangkatkan ke Inggris.

Dugaan penipuan itu bermula saat dirinya kenal dengan Suratin Ekawati, Kepala Cabang PJTKI PT Samawa Putri. Dia tertarik bekerja di Inggris setelah diimingi gaji per bulan senilai 4.000 poundsterling, setara Rp80 juta.

“Saya dijanjikan berangkat Juni 2023, bekerja di perkebunan. Sampai sekarang saya tidak berangkat. Sudah saya temui bahkan saya hubungi, tapi nomor saya diblokir,” ujar Priyanto, Kamis (25/4/2024).

Menurutnya, ada 40 calon buruh migran yang terkena modus diberangkatkan ke Inggris. Mereka diminta membayar sejumlah uang, hingga mencapai puluhan juta rupiah. Md-01/ham

Berita Terbaru

BP BUMN: Ketahanan pangan, energi, dan SDM jadi fondasi Indonesia Emas

BP BUMN: Ketahanan pangan, energi, dan SDM jadi fondasi Indonesia Emas

Kamis, 11 Jun 2026 17:13 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kepala BP BUMN Dony Oskaria memaparkan tiga pilar utama transformasi ekonomi yang tengah dijalankan pemerintah untuk mengantarkan…

Kebutuhan Energi di Pulau Jawa, Dipikirkan Pertamina

Kebutuhan Energi di Pulau Jawa, Dipikirkan Pertamina

Kamis, 11 Jun 2026 17:11 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 17:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza menekankan pentingnya sinergi antar subholding dan unit bisnis Pertamina…

BPJS Kesehatan, Megap-megap

BPJS Kesehatan, Megap-megap

Kamis, 11 Jun 2026 17:09 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - BPJS Kesehatan memberi sinyal berpotensi mengalami gagal bayar klaim mulai Juli 2027 apabila tidak ada intervensi tambahan dari…

Bengkel Umum Pinggir Jalan pun Penyesuaian Banderol

Bengkel Umum Pinggir Jalan pun Penyesuaian Banderol

Kamis, 11 Jun 2026 17:07 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 17:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa bengkel umum di pinggir jalan Surabaya, Bandung, Jogja dan Jakarta sudah melakukan penyesuaian banderol sejak bulan…

Lonjakan Harga Minyak Dunia Lebih Tinggi

Lonjakan Harga Minyak Dunia Lebih Tinggi

Kamis, 11 Jun 2026 17:05 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Blokade selat yang dilakukan Iran selama berbulan-bulan terhadap Selat Hormuz telah membuat harga minyak tetap tinggi. Selat…

Sedang Liburan, Dua Bocah Asal Kediri Terbawa Arus Gelombang Pantai Pangi, Satu Selamat

Sedang Liburan, Dua Bocah Asal Kediri Terbawa Arus Gelombang Pantai Pangi, Satu Selamat

Kamis, 11 Jun 2026 17:03 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Saat lakukan wisata di Pantai Pangi di Desa Tumpakepuh Kec.Bakung Kabupaten Blitar pada Kamis (11 Juni 2026) berujung memilukan,…