Pedagang Kuliner Meringis, Harga Tomat di Probolinggo Melejit

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 28 Apr 2024 11:03 WIB

Pedagang Kuliner Meringis, Harga Tomat di Probolinggo Melejit

i

Ilustrasi. Salah satu pedagang tomat di pasar tradisional Kabupaten Probolinggo. SP/ PRB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Para pedagang kuliner di Kabupaten Probolinggo mengeluhkan harga tomat yang terus melejit beberapa pekan belakangan ini. Sehingga mereka harus mengurangi produksi makanan berbahan tomat, seperti takaran penggunaan bahan dasar tomat.

Seperti yang diungkap Amsia salah satu pedagang nasi lalapan di Kraksaan yang mengatakan bahwa, harga sejatinya mengalami penurunan. Akan tetapi harganya masih tetap tinggi.

Baca Juga: Pelajar 14 Tahun Diperkosa setelah Dibawa Lari 3 Hari

“Sebelumnya sempat tembus Rp 40 ribu perkilonya. Saat ini turun sampai Rp 30 ribu perkilo. Namun harga ini masih tinggi. Normalnya masih di bawah itu,” ujarnya, Minggu (28/04/2024).

Tingginya harga tomat ini, jelas membuat Amsia bingung. Dia harus mengurangi takaran dalam pembuatan sambal lalapannya.

“Namanya ada yang dikurangi, pasti sudah tidak sedap lagi. Sehingga takut konsumen lari,” ujarnya.

Kabid Perdagangan pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo Mahdinsareza mengatakan, sayuran tomat sendiri masuk jenis barang pada Indek Perubahan Harga (IPH).

Baca Juga: Jutaan Ubur-ubur Serbu Pantai Probolinggo, Wisatawan Santuy Berenang

Meski begitu, tomat tidak cukup mempengaruhi IPH untuk di Kabupaten Probolinggo. Sedangkan perihal kenaikan yang terjadi, Reza menyebutkan jika hal tersebut dipengaruhi oleh masa panen dan permintaan yang cukup banyak.

“Tomat ini kan komoditi fresh. Jadi, kenaikannya memang fluktuasi. Kami lihat perkembangan dalam sepekan ke depan apakah bakal tambah naik atau mulai stabil,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, harga cabai Probolinggo, Jawa Timur mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Berkurangnya pasokan dari petani menjadi pemicu kenaikan tersebut.

Baca Juga: KP3 Probolinggo Bakal Tambah Kuota Pupuk Subsidi Lebih dari 100%

Tak hanya tomat, harga cabai rawit pun ikut meroket, yang semula dibanderol Rp 25.000 per kg, naik menjadi Rp 30.000 per kg. Saat ini harganya sudah di level Rp 35.000 hingga Rp 40.000 per kg. 

Naiknya harga cabai karena menipisnya hasil panen cabai di tingkat petani. Hal itu membuat pasokan cabai ke pasar berkurang, sehingga berpengaruh pada kenaikan harga. prb-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU