Pedagang Kuliner Meringis, Harga Tomat di Probolinggo Melejit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu pedagang tomat di pasar tradisional Kabupaten Probolinggo. SP/ PRB
Ilustrasi. Salah satu pedagang tomat di pasar tradisional Kabupaten Probolinggo. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Para pedagang kuliner di Kabupaten Probolinggo mengeluhkan harga tomat yang terus melejit beberapa pekan belakangan ini. Sehingga mereka harus mengurangi produksi makanan berbahan tomat, seperti takaran penggunaan bahan dasar tomat.

Seperti yang diungkap Amsia salah satu pedagang nasi lalapan di Kraksaan yang mengatakan bahwa, harga sejatinya mengalami penurunan. Akan tetapi harganya masih tetap tinggi.

“Sebelumnya sempat tembus Rp 40 ribu perkilonya. Saat ini turun sampai Rp 30 ribu perkilo. Namun harga ini masih tinggi. Normalnya masih di bawah itu,” ujarnya, Minggu (28/04/2024).

Tingginya harga tomat ini, jelas membuat Amsia bingung. Dia harus mengurangi takaran dalam pembuatan sambal lalapannya.

“Namanya ada yang dikurangi, pasti sudah tidak sedap lagi. Sehingga takut konsumen lari,” ujarnya.

Kabid Perdagangan pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo Mahdinsareza mengatakan, sayuran tomat sendiri masuk jenis barang pada Indek Perubahan Harga (IPH).

Meski begitu, tomat tidak cukup mempengaruhi IPH untuk di Kabupaten Probolinggo. Sedangkan perihal kenaikan yang terjadi, Reza menyebutkan jika hal tersebut dipengaruhi oleh masa panen dan permintaan yang cukup banyak.

“Tomat ini kan komoditi fresh. Jadi, kenaikannya memang fluktuasi. Kami lihat perkembangan dalam sepekan ke depan apakah bakal tambah naik atau mulai stabil,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, harga cabai Probolinggo, Jawa Timur mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Berkurangnya pasokan dari petani menjadi pemicu kenaikan tersebut.

Tak hanya tomat, harga cabai rawit pun ikut meroket, yang semula dibanderol Rp 25.000 per kg, naik menjadi Rp 30.000 per kg. Saat ini harganya sudah di level Rp 35.000 hingga Rp 40.000 per kg. 

Naiknya harga cabai karena menipisnya hasil panen cabai di tingkat petani. Hal itu membuat pasokan cabai ke pasar berkurang, sehingga berpengaruh pada kenaikan harga. prb-01/dsy

Berita Terbaru

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan babak final four Proliga Seri Surabaya y…

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…