70.644 Calon Mahasiswa Ikuti UTBK 2024 di UNAIR

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Lebih dari 70 ribu calon mahasiswa akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2024 di Universitas Airlangga (Unair).

Penyelanggaraan UTBK 2024 ini terbagi menjadi dua gelombang yakni gelombang pertama dijadwalkan mulai 30 April, dan 2-7 Mei 2024. Sedangkan, gelombang kedua dilaksanakan pada 14-20 Mei 2024.

Bambang Sektiari Lukiswanto, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Universitas Airlangga (Unair) mengungkapkan meski terdapat lebih dari 70 ribu calon mahasiswa yang mengikuti tes tersebut. Namun, Unair hanya memiliki daya tabung cukup kecil dengan total 4 persen saja.

"Peminat total 70 ribu sekian, dengan daya tampung hanya 2824 saja. Jadi total peminat 70.644 total. Sehingga kalau kita lihat total 4 persen. Kalau vokasi 37.990 peminat dengan tampung 637 kalau dilihat keketatan itu 1,68 persen," kata Bambang, ditemui awak media disela-sela pelaksanaan UTBK hari pertama di UNAIR Kampus C, Surabaya, Selasa, (30/4/2024).

Lanjut Bambang, untuk hari pertama ini, Selasa, (30/4/2024) UTBK ada dua sesi. "Hari ini untuk sesi pertama 436 (peserta) nanti (sesi) kedua juga 436. Bagi peserta yang terlambat kita masih mentolerir 30 menit sebelum jam 7.15 WIB, (lebih dari itu) maka tidak bisa (masuk). Otomasi akan tereliminasi," paparnya.

Sementara untuk aturan UTBK kali ini, Bambang mengaku, tidak ada aturan yang berbeda jika dibandingkan dengan tahun lalu untuk mengantisipasi kecurangan. "Untuk aturan masih sama tidak ada perbedaan yang mendasar intinya, tidak boleh curang, terlambat dan tak boleh membawa alat tulis dan elektronik," ungkapnya.

Selian itu, Unair juga mewajibkan calon mahasiswa untuk menggunakan alas kaki sendiri, dengan larangan mengenakan sepatu. "Sepatu mulai tahun kemarin kami sediakan alas kaki sendiri ga boleh sepatu," imbuhnya.

Bambang turut menegaskan bahwa Unair sangat serius dalam mencegah kecurangan selama pelaksanaan UTBK, dengan pengawasan yang ketat melalui penggunaan CCTV serta kehadiran pengawas di setiap ruangan ujian.

"Unair relatif dianggap pusat UTBK ketat sehingga pada pengawas kita berikan pembekalan sebaiknya dan kami kembangkan sistem pengawasan melalui cctv bisa kuta amati dari sekretariat UTBK dan di samping ada pengawas di ruangan," pungkasnya.Ain

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…