Beraksi di 19 TKP, Komplotan Curanmor di Malang Diringkus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Komplotan curanmor yang sudah belasan kali melakukan aksinya di wilayah Kota Malang ditangkap. Komplotan yang terdiri dari empat pelaku itu merupakan residivis.

Keempat pelaku masing-masing berinisial A (33), warga Sukun, Kota Malang, PA (35), TW (34), dan AR (30), yang merupakan warga Kota Surabaya.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto mengatakan, ketiga tersangka yakni PA, TW dan AR ditangkap di sebuah hotel di Jalan Tanimbar, Kota Malang. Sementara tersangka A diamankan saat berada di parkiran Pasar Besar Malang di hari yang sama.

"Komplotan sudah mencuri motor di 19 TKP di wilayah Kota Malang. Lima unit motor dan barang bukti lain kita amankan dari para pelaku," ujar Danang dalam konferensi pers di Mapolresta, Kamis (2/5/2024).

Saat ini, Sat Reskrim Polresta Malang Kota masih melacak keberadaan motor hasil curian yang dijual ke penadah di wilayah Bangkalan, Madura.

Pelaku memiliki tugas berbeda. Danang membeberkan, tersangka A berperan mencari target sasaran di rumah kos, penginapan maupun hotel. Setelah menemukan sasaran, tersangka menghubungi tersangka PA dan TW.

"Setelah dirasa aman, motor kemudian dicuri bersama tersangka AR menggunakan mata kunci yang dibuat khusus oleh para pelaku," beber Danang.

Di antara belasan TKP itu, para tersangka diketahui telah mencuri motor di sebuah penginapan Jalan Terusan Cikampek, Kota Malang dan motor di parkiran hotel De Warna Jalan Letjen Sutoyo, serta di hotel lain di Jalan Aris Munandar, Kota Malang.

Dalam rilis kali ini, Sat Reskrim Polresta Malang Kota juga menyerahkan barang bukti kendaraan yang dicuri kepada para korban.

Salah satunya kepada Huda Ifais (26), karyawan hotel di Jalan Raden Intan, Kota Malang. Huda bersyukur motor Honda Beat yang hilang dua pekan lalu, ditemukan oleh pihak kepolisian.

"Saya terima kasih, motor sudah dikembalikan. Ini motor buat kerja," ucap Huda terpisah.

Huda menyatakan, motor miliknya dicuri para pelaku saat di parkir di area hotel. Waktu itu, Huda sedang bekerja sif malam. "Saya kerja sif malam, subuh saya lihat motor masih ada. Tapi pagi jam 7-an sudah hilang," terangnya.

Adanya kejadian ini memaksa dirinya untuk berhati-hati ke depannya. Ia juga meminta masyarakat tidak sembrono memarkir kendaraannya.

"Lebih baik dikunci ganda, dan pastikan motor aman saat di parkir," pungkasnya. Ml-01/ham

Berita Terbaru

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan pasokan listrik di Jawa Timur melalui program pemeliharaan jaringan tanpa p…

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategi mengatasi masalah banjir berulang di kawasan Ketintang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang panen raya ikan air tawar yang terjadi bersamaan dengan cuaca buruk (ekstrem) memicu banyak kerugian bagi para petani…

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan banjir yang kerap melanda kawasan Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Balai Besar Wilayah…