Tren EV Makin Menjamur

Unittrack Oruga, Monotrack Listrik Pertama yang Kokoh di Berbagai Medan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tampilan Unitrack Oruga, kendaraan listrik berkonsep monotrack yang dirancang serbaguna dan kokoh di berbagai medan hingga musim. SP/ JKT
Tampilan Unitrack Oruga, kendaraan listrik berkonsep monotrack yang dirancang serbaguna dan kokoh di berbagai medan hingga musim. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Era otomotif kian menjamur, salah satunya tren electric vehicle (EV) yang diperlihatkan oleh perusahaan asal Latvia melalui konsep monotrack listrik bernama Unittrack Oruga pertama di dunia yang dirancang serbaguna dan kokoh, serta diciptakan untuk digunakan di berbagai medan, musim, dan pengoperasian.

Sebetulnya ada banyak kendaraan monotrack. Tapi Oruga Unittrack punya pendekatan yang berbeda. Alih-laih menggunakan mesin konvensional, unit dari Latvia menggunakan powertrain listrik.

Kendaraan ini memiliki suspensi dan permukaan lintasan yang melengkung, memungkinkannya bersandar ke sudut, serta bermodel skala mesin ramah lingkungan. Ini memberikan gambaran mengenai tampilan Unitrack yang diharapkan. 

Lebih lanjut, keunikannya, meski menggunakan trek, ia memiliki dua set ban konvensional di setiap roda, membentuk celah di antara keduanya untuk gigi yang menghentikan trek agar tidak keluar dari tengah. Bannya mungkin, juga akan menambah bantalan, meskipun Unitrack memiliki suspensi pegas koil di kedua ujungnya.

Meski terdapat setang, sepertinya digunakan untuk digantung dan sebagai tempat untuk meletakkan kendali dari pada memiliki kemampuan untuk menyetir. Permukaan lintasan yang melengkung berarti alat berat dapat disandarkan ke sudut, sehingga menggerakkan beban tubuh mungkin menjadi cara utama untuk berbelok. 

Namun, hingga kini belum ada detail mengenai tingkat tenaga motor listrik, jangkauan Unitrack, atau bobotnya. Terungkap dalam video di halaman Facebook Oruga dikutip pada Minggu (12/05/2024), menunjukkan kecepatan tertinggi tidak lebih dari sekitar 60 mph (100 kpj). Sementara jangkauannya antara 60 dan 120 mil (100 – 200 km), dan tenaga antara 100 dan 150kW (134 hp hingga 200 hp).

Disatu sisi, perusahaan tersebut berencana untuk membuat prototipe skala penuh pada akhir tahun ini dan bersiap untuk produksi pada 2025. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Fraksi PDIP DPRD Jatim minta Pemprov Jatim Tegas Larang Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran

Fraksi PDIP DPRD Jatim minta Pemprov Jatim Tegas Larang Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran

Selasa, 10 Mar 2026 17:40 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur diminta kembali keluarkan larangan tegas penggunaan mobil dinas untuk kepentingan mudik Lebaran.…

Ning Ita Minta Prameswari, PSC dan PMI Tetap Maksimal Layani Warga Meski Puasa

Ning Ita Minta Prameswari, PSC dan PMI Tetap Maksimal Layani Warga Meski Puasa

Selasa, 10 Mar 2026 16:44 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 16:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meminta tim Prameswari, Public Safety Center (PSC) 119, hingga Palang Merah Indonesia (PMI)…

Polsek Talun Polres Blitar Bagi Takjil ke Masyarakat

Polsek Talun Polres Blitar Bagi Takjil ke Masyarakat

Selasa, 10 Mar 2026 16:16 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar – Polsek Talun Polres Blitar berbai takjil kepada masyarakat di depan mapolsek pada Selasa (10/3) sore. Bersama ibu-ibu bhayangkara, p…

Pemkot Mojokerto Susun Grand Design dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan

Pemkot Mojokerto Susun Grand Design dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan

Selasa, 10 Mar 2026 15:59 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Forum Group Discussion (FGD) penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan 2025-2045 dan…

Aktivitas Produksi Brem UMKM Madiun Tertunda Gegara Musim Hujan Berkepanjangan

Aktivitas Produksi Brem UMKM Madiun Tertunda Gegara Musim Hujan Berkepanjangan

Selasa, 10 Mar 2026 14:22 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melihat cuaca ekstrem yang tidak menentu, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang tidak hanya…

Sesuai Aturan, Disnaker Probolinggo Pastikan Pembayaran THR Tepat Waktu dan Tak Boleh Dicicil

Sesuai Aturan, Disnaker Probolinggo Pastikan Pembayaran THR Tepat Waktu dan Tak Boleh Dicicil

Selasa, 10 Mar 2026 14:15 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menindaklanjuti terkait kewajiban pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan bagi pekerja, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)…