Meski Nilai Tukar Rupiah Melemah, BMW Masih Optimis Tahan Harga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tampilan BMW iX1. SP/ JKT
Tampilan BMW iX1. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Saat ini, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mengalami pelemahan. Meski demikian, BMW Astra mengatakan bahwa pihaknya belum melakukan penyesuaian harga terhadap seluruh produk yang ditawarkan ke pasar dalam negeri, lantaran masih melihat perkembangan situasi global untuk menentukan kebijakan ke depan. 

"Sejauh ini masih belum ada penyesuaian harga karena kenaikan nilai tukar dollar AS maupun Euro terhadap rupiah. Sebab kami harus melihat situasinya permanen atau tidak," jelas Sanfrantis Tanu, Chief Executive BMW Astra, Jumat (17/05/2024).

"Jika kita rasa masih bisa menahannya, tentu tidak dinaikkan," lanjutnya. 

Keputusan itu pun dinilai cukup tepat karena ia mengklaim penjualan terbilang masih stabil. Meski demikian Sanfrantis Tanu mengakui pihaknya tak bisa menjamin bisa mempertahankan strategi itu dalam jangka panjang.

“Kami belum tahu bisa berapa lama. Apalagi kemarin Israel menyerang Palestina jadi perkembangannya terus berubah,” imbuhnya. 

Sementara itu, diketahui jika saat ini nilai tukar 1 Dollar AS terhadap Rupiah mencapai Rp 15.929. Sementara 1 Euro senilai Rp 17.318 per 16 Mei 2024. Kondisi tersebut menguat hingga 0,53 persen dari sebelumnya. 

Meski begitu, Bank Indonesia (BI) telah resmi menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6,25 persen. Hal ini supaya tingkat inflasi tidak meninggi karena kondisi global.

Kendati demikian, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menyebut kondisi ini akan membuat penundaan belanja kendaraan yang berlangsung sekitar 2-3 bulan lamanya. 

"Kenaikan suku bunga BI sebenarnya tidak akan mempengaruhi debitur yang sudah berjalan karena bunga yang diterapkan fix. Mungkin akan berdampak ke calon debitur yang hendak melakukan pembelian karena ada sedikit kenaikan," kata dia.

"Tapi yang perlu dicermati adalah nilai tukar dollar AS terhadap rupiah. Sebab, Indonesia masih merupakan negara importir. Jadi dalam situasi tersebut akan membuat konsumen melihat dan menunggu," lanjut Suwandi. jk-04/dsy

Berita Terbaru

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…

Dibangun Fasilitas Lengkap, Progres Pembangunan RSUD Sedati Melebihi Target

Dibangun Fasilitas Lengkap, Progres Pembangunan RSUD Sedati Melebihi Target

Jumat, 25 Sep 2026 17:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 17:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sidoarjo, khususnya di wilayah Sedati dan sekitarnya, pembangunan RSUD Sedati…

Kakek 81 Tahun di Blitar Ditemukan Tewas Terbakar di Lahan Bambu

Kakek 81 Tahun di Blitar Ditemukan Tewas Terbakar di Lahan Bambu

Jumat, 25 Sep 2026 16:37 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 16:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jumat 25 September 2026 sekitar pukul 10.00, warga desa Tuwuhrejo Kec.Kesamben Kab.Blitarvdi kejutkan temuan Mi 81 seorang Kakek…

Peringati HKGB ke-74, Kapolres Blitar Ikuti Lomba UMKM hingga Gelar Olah Raga

Peringati HKGB ke-74, Kapolres Blitar Ikuti Lomba UMKM hingga Gelar Olah Raga

Jumat, 25 Sep 2026 16:34 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026, Polres Blitar bersama Bhayangkari menggelar…

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…