Petani Kakao di Madiun Meringis, Harga Anjlok Terserang Penyakit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga Desa Batok, Gemarang menjemur buah kakao sebelum dijual ke distributor dan pabrik. SP/ MDN
Warga Desa Batok, Gemarang menjemur buah kakao sebelum dijual ke distributor dan pabrik. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Harga bahan baku coklat (kakao) di Desa Batok, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur anjlok lantaran harga jualnya naik turun yang tidak menentu dibanding bulan lalu.

Diketahui, saat ini untuk harga kakao produksi Madiun dengan kadar air 8-9 hanya kisaran Rp 90 ribu per kilogram. Sedangkan yang kadar air 25-29 dari kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu.

Salah seorang pengepul kakao di Desa Batok, Sutini menjelaskan, harga mengalami penurunan dan mengeluh. Pasalnya hasil kakao tahun ini yang menyusut.

"Kemarin itu sempat yang kadar air rendah itu Rp 130 ribu per kilogram dan yang basah atau kadar air tinggi di Rp 85 ribu sampai Rp 90 ribu per kilogram," ungkapnya, Jumat (17/05/2024).

Faktornya, banyak tanaman kakao yang terserang penyakit, sehingga hasil panen tidak maksimal. Selain itu, juga banyak yang ditebang dan beralih ke porang.

"Penyakitnya itu muncul setelah berbuah dan akhirnya merusak buah itu sendiri. Tahun lalu itu sebulan bisa dapat 10 ton dari petani lokal sini saja, sekarang hanya 5 ton," sebutnya.

Lebih lanjut, pihaknya berharap kondisi tersebut segera berakhir. Dan tanaman kakao di Desa Batok, Kecamatan Gemarang kembali normal dan buah yang dihasilkan lebih banyak lagi.

"Kami juga berharap harga tidak naik turun. Tetap stabil baik dari petani maupun setelah mengalami penjemuran," pungkasnya. mdn-02/dsy

Berita Terbaru

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua unit mobil pikap KDKMP dan sebuah bus pariwisata terjadi di simpang lampu merah Gandukepuh,…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota bekuk pemuda 26 th ketahuan mencuri, Setelah menerima laporan dari Dma 26 warga Desa Selodung Kec. S…

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghadirkan inovasi layanan kesehatan melalui Program Home Care yang mengusung konsep jemput …

Gencarkan Homecare di Rowotamtu Rambipuji, Gus Fawait Pimpin Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Gencarkan Homecare di Rowotamtu Rambipuji, Gus Fawait Pimpin Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Jumat, 31 Jul 2026 14:10 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus memaksimalkan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan pengentasan kemiskinan. Paling a…

Bangun Ekosistem Futsal Usia Muda Lewat Wondr Futsal Series 2026

Bangun Ekosistem Futsal Usia Muda Lewat Wondr Futsal Series 2026

Jumat, 31 Jul 2026 13:43 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 13:43 WIB

Surabaya Pagi – Membangun talenta muda ekosistem olahraga Futsal Games of Society menggelar Wondr Futsal Series 2026. Even tersebut resmi dirgulir di Surabaya, …

Lewat JConnect, Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus

Lewat JConnect, Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus

Jumat, 31 Jul 2026 13:39 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 13:39 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Komitmen PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) dalam menghadirkan layanan perbankan digital yang inovatif kembali…