PPIH Embarkasi Surabaya Jamin Kebutuhan Gizi Jemaah Haji: Siapkan Menu Khusus Lansia

author Lailatul Nur Aini

- Pewarta

Jumat, 17 Mei 2024 18:57 WIB

PPIH Embarkasi Surabaya Jamin Kebutuhan Gizi Jemaah Haji: Siapkan Menu Khusus Lansia

SURABAYAPAGI, Surabaya - Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya telah mengatur persiapan matang untuk menjaga kesehatan dan stamina para Jemaah Calon Haji (JCH) sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Sebagai bagian dari persiapan tersebut, PPIH Embarkasi Surabaya menyajikan berbagai menu makanan bergizi untuk para jamaah.

Baca Juga: Mbrebes Mili, Sapi Kurban Presiden Jokowi di Perayaan Idul Adha 1445H Masjid Al-Akbar Surabaya

Dr. Qonita, pengelola katering di Embarkasi Surabaya sekaligus pemilik Nita Jaya Catering, menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan beragam menu untuk makan pagi, siang, dan malam setiap hari.

"Setiap hari kami menyediakan dua macam menu di setiap jam makan. Setiap jamaah dapat makan tiga kali dan snack dua kali sehari. Menunya pun bervariasi, contohnya sayur asem Jakarta, bacem, empal, dan untuk sarapan ada ayam goreng, pecel, soto," ujar dr. Qonita, saat ditemui di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES).

Tidak hanya berfokus pada makanan pokok, pihak katering juga menambahkan es jeruk dan jus jambu sebagai menu makan siang. "Setiap makan siang pasti ada tambahan es jeruk dan jus jambu untuk memenuhi kebutuhan imun para jamaah," jelas dr. Qonita.

Lebih Lanjut, dr Qonita menyebut jika menu yang disajikan untuk jemaah ditakar sesuai dengan kebutuhan kalori tubuh. Menurutnya, setiap jemaah memerlukan rata-rata 2000-2200 kalori.

"Per orang 200 gram, untuk ayam, daging itu 100gram kurang lebihnya, untuk tempe dan lainnya juga ada takarannya sendiri. Jadi untuk mencukupi kebutuhan kalori beliau naik haji itu cukup.

Selain itu, untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan, setiap menu yang disajikan terlebih dahulu diperiksa oleh pihak Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya.

Baca Juga: Ribuan Umat Islam Penuhi Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya untuk Shalat Idul Adha 1445 H

"Tim KKP (sekarang berganti nama menjadi BBKK) akan memeriksa langsung di dapur dan ruang makan untuk mengambil sampel, memastikan semua makanan yang disajikan aman dikonsumsi," pungkasnya.

Selain itu, dr. Qonita juga mengungkapkan bahwa ada menu khusus bagi jemaah lanjut usia (lansia). Penyajian menu khusus tersebut seiring dengan tema haji kali ini yang ramah akan lansia.

"Untuk lansia, kami memberikan nasi tim atau bubur agar lebih mudah dikonsumsi. Lauknya juga disesuaikan, misalnya ayam yang diolah menjadi suwiran," paparnya

Baca Juga: Zyrex Innovation Day 2024 : Peluncuran Teknologi AI Terkini

Disisi lain, salah satu jemaah, Mohammad Taufiq Hariyadi (56), asal Magetan mengaku cukup puas dengan makanan yang disajikan oleh pihak Embarkasi Surabaya.

"Alhamdulillah, cukup enak, rasanya juga pas, tadi ambil (makanan) sayur, sama lauknya itu. Ambil buah juga. Tapi tadi nggak coba jusnya," ungkapnya.

Tak hanya Taufiq, Mugni (70) mengaku cukup puas dengan penyajian makanan di Embarkasi Surabaya. Namun, ia tidak mengetahui kalau ada menu khusus lansia. Ia juga mengaku sempat kesusahan mengunyah lauk daging sapi yang disajikan.

"Enak, cuma tadi susah dikunyah. Alot dagingnya. Saya nggak tau kalau ada yang khusus orang tua (menu lansia)," pungkas jemaah yang juga berasal dari Magetan itu. Ain

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU