BPK Sebut PT Indofarma Tbk, Rugi Rp 371,8 miliar

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 20 Mei 2024 19:21 WIB

BPK Sebut PT Indofarma Tbk, Rugi Rp 371,8 miliar

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Berdasarkan hasil pemeriksaan investigatif BPK menyimpulkan terdapat penyimpangan yang berindikasi tindak pidana yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait dalam pengelolaan Keuangan PT Indofarma Tbk dan anak perusahaannya.

Ini mengakibatkan indikasi kerugian negara pada PT Indofarma dan anak perusahaan sebesar Rp 371.834.530.652 (Rp 371,8 miliar).

Baca Juga: BPK Temukan Banyak Masalah di IKN

"Besar harapan kami Kejaksaan Agung dapat memanfaatkan hasil pemeriksaan tersebut untuk proses hukum," kata Hendra, dalam keterangan tertulis, Senin (20/5/2024).

 

Rugikan BRI Rp 120 Miliar

Baca Juga: BPK: Perjalanan Dinas PNS Rugikan Negara Rp 39 M

Selain penyerahan hasil pemeriksaan investigatif di atas, BPK juga telah menyerahkan kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada 5 Maret 2024 berupa Laporan Hasil Penghitungan Kerugian Negara (LHP PKN) atas Pemberian Fasilitas Kredit Modal Kerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kepada PT Linkadata Citra Mandiri Tahun 2016 - 2019.

Berdasarkan hasil PKN tersebut, BPK menyimpulkan adanya penyimpangan-penyimpangan berindikasi tindak pidana yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait dalam perkara dimaksud yang mengakibatkan kerugian negara pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp 120.146.889.195 (Rp 120 miliar).

Baca Juga: Anggota BPK Ngaku Khilaf

Indofarma Tbk (INAF) merupakan industri obat yang didirikan pada tahun 1918 dan terus berkembang melalui bidang farmasi, diagnostik, alat kesehatan, serta industri produk makanan.

Indofarma telah menjadi salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendukung program Pemerintah Indonesia untuk terus meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat. n ec/jk/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU