Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah: Festival Rujak Uleg Sarana Edukasi Untuk Anak Muda

author Al Qomaruddin

- Pewarta

Selasa, 21 Mei 2024 19:49 WIB

Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah: Festival Rujak Uleg Sarana Edukasi Untuk Anak Muda

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Festival Rujak Uleg merupakan acara tahunan yang sangat dinanti-nanti oleh masyarakat luas. Bahkan dapat menarik perhatian dunia internasional. 

Perayaan dalam Peringatan HJKS ke-731 kali ini, Festival Rujak Uleg 2024 yang mengusung tema ‘The History of Rujak Cingur’ ini, juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Surabaya, Perguruan Tinggi hingga tamu delegasi dari berbagai negara. Dengan harapan dapat mewujudkan Kota Surabaya yang lebih sejahtera ke depannya.

Baca Juga: Reni Astuti Minta Kuota Beasiswa Kuliah di Tambah dan UKT Gratis khusus Warga Surabaya

Festival Rujak Uleg 2024 di Balai Kota, Minggu, (19/5) kemarin sangat tampak antusiasme masyarakat dari berbagai daerah hingga mancanegara. 

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah menyatakan acara tahunan "Festival Rujak Uleg" menjadi sarana lebih mengenalkan kekayaan kuliner tradisional kepada para generasi muda di wilayah setempat. Serta akan memotivasi masyarakat akan meningkatkan ekonomi lewat kuliner. 

"Acara Festival Rujak Uleg rutin digelar setiap tahun, ini bisa memberikan pengetahuan kepada anak-anak muda," ungkap Laila Mufidah Selasa (21/5). 

Menurut legislator perempuan yang akrab disapa Ning Laila ini mengatakan melalui proses edukasi ini kesadaran para anak muda bisa tumbuh. Sehingga, ke depannya bisa aktif terlibat dalam upaya pelestarian rujak uleg.

"Jangan sampai makanan khas Kota Surabaya hilang. Kalau semakin banyak yang terjun kuliner rujak uleg terjaga," ujarnya.

Lebih lanjut, pelestarian rujak uleg juga mampu menimbulkan dampak positif bagi perekonomian para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner maupun industri pariwisata di Surabaya.

Sebab, kuliner menjadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan dalam maupun luar negeri.

"Kalau masyarakatnya berdaya pengangguran terus turun dan kemiskinan bisa dientaskan," ucapnya.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti Desak Setiap Proyek Kota Tampilkan Time Line Masa Pengerjaan

Sementara, Ning Laila menuturkan bahwa DPRD bersama Pemkot Surabaya terus mengevaluasi pelaksanaan "Festival Rujak Uleg", sehingga ke depannya muatan tampilan acara semakin kaya.

"Kami upayakan ini efektif, supaya masyarakat bisa terus menikmati dan berpartisipasi," kata dia.

Diketahui, "Festival Rujak Uleg" menjadi salah satu rangkaian acara menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731 tahun yang diperingati setiap tanggal 31 Mei.

Laila pun berharap bertambahnya usia Ibu Kota Jawa Timur bisa menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Baca Juga: Sebagai Bentuk Rasa Syukur, DPRD Kota Surabaya Gelar Bukber dan Beri Santunan Anak Yatim

"Surabaya tambah maju, kondusif, dan masyarakatnya berdata. Sekarang stunting sudah turun, kemiskinan bisa ditangani lebih baik," kata Laila Mufidah.

Sementara Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan mulai menyusun kajian untuk menambah gelaran festival kuliner, salah satu yang diproyeksikan adalah "sambelan".

"Orang Surabaya ini suka sambelan, nanti makanan khas Surabaya juga ditampilkan. Kami upayakan itu masuk tahun depan," kata Eri.

Wali Kota Eri menjelaskan, rujak uleg diibaratkan sebagai Kota Surabaya, yang didalam terdapat berbagai suku, agama, serta lapisan masyarakat menjadi satu bagian. 

“Seperti rujak uleg, tanpa ada cingur, maka tidak akan terasa. Tanpa ada petis juga akan hambar. Maka dari itu, Surabaya tanpa ada agama Kristen maka terasa hambar, tanpa ada agama Islam juga tidak akan terasa, tanpa ada agama Buddha juga tidak akan terasa. Begitu pula tanpa ada suku, Tionghoa, Jawa, Madura, semuanya tidak akan terasa, maka itulah Surabaya dibangun atas nama kebersamaan seperti rujak uleg,” jelas Eri. Alq

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU