Pungli Pengurusan KTP Kilat di Malang

Sebulan Bisa Kumpulkan Lebih dari Rp 5 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengurusan KTP secara kilat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Malang. Polisi mengungkap modus korup kedua tersangka dalam mengambil keuntungan dari masyarakat pengurus KTP.

Tim UPP Saber Pungli Kabupaten Malang mengungkapkan bahwa kedua tersangka melakukan modus pungli itu dengan memanfaatkan dokumen KTP lama untuk dicetak sesuai permohonan yang diajukan.

Ketua Pokja Penindakan UPP Saber Pungli Kabupaten Malang AKP Ganda Syah Hidayat menuturkan bahwa tersangka DKO adalah pegawai tidak tetap Dispendukcapil Malang yang memanfaatkan KTP bekas untuk dicetak kembali sebagai KTP baru.

"Tersangka memanfaatkan KTP bekas, belum seumur hidup. Untuk dicetak kembali menjadi KTP baru. Pemohon dipunggut Rp 150 ribu per KTP," beber Gandha dalam konferensi pers di Mapolres, Senin (27/5/2024).

Menurut Gandha, tersangka DKO juga bekerja sama dengan tersangka W (57) yang merupakan warga Lawang, Kabupaten Malang. Tersangka W adalah seorang calo pengurusan KTP baru.

Dari orderan tersangka W, kata Gandha, tersangka DKO kemudian melepas data serta foto di KTP bekas untuk dicetak kembali menjadi KTP sesuai dengan data pemohon.

Tersangka W bisa leluasa menjalankan aksinya karena bertugas sebagai administrator database atau operator Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Dispendukcapil Kabupaten Malang.

"Jadi KTP bekas dilepas, kemudian dicetak kembali sesuai data pemohon pengurusan KTP kilat yang sudah membayar Rp 150 ribu," sambung Gandha.

Selama beroperasi, kedua tersangka mampu mengumpulkan uang Rp 5 juta lebih setiap bulannya. Mereka menjalankan aksinya sejak Januari 2024 dan kemudian tertangkap tangan oleh petugas.

"Sebulan bisa mengumpulkan Rp 5 juta lebih dari pengurusan KTP (secara) kilat," tegas Gandha.

Tim UPP Saber Pungli Kabupaten Malang menyita ratusan dokumen dan KTP, CPU dan alat pencetak KTP dari penggeledahan yang dilakukan di Kantor Dispendukcapil Kabupaten Malang.

Kedua tersangka dijerat Pasal 95 B Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2013 tentang perubahan tas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Bahwa pengurusan KTP tidak dipunggut biaya alias gratis, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Pasca OTT UPP Saber Pungli Kabupaten Malang juga melakukan penggeledahan di Kantor Dispendukcapil Kabupaten Malang. Sejumlah dokumen dan peralatan penerbitan KTP disita sebagai barang bukti. Ml-01/ham

Berita Terbaru

KOIN MAS 2026/2027, DJKN Tekankan Inovasi Berkelanjutan dalam Pengelolaan Aset Negara

KOIN MAS 2026/2027, DJKN Tekankan Inovasi Berkelanjutan dalam Pengelolaan Aset Negara

Rabu, 04 Nov 2026 15:50 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) resmi memulai Kompetisi Inovasi Manajer Aset (KOIN MAS) DJKN Tahun 2026/2027 bertempat…

Fokus Pelayanan Dasar dan Ekonomi, Pemkot Batu Alokasikan RAPBD 2027 Rp1,07 Triliun

Fokus Pelayanan Dasar dan Ekonomi, Pemkot Batu Alokasikan RAPBD 2027 Rp1,07 Triliun

Rabu, 04 Nov 2026 14:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu saat ini tengah memprioritaskan penguatan pelayanan dasar, perlindungan sosial, revitalisasi…

PLN UIT JBM Perkuat Budaya Kerja, Empat Penghargaan Diraih di Festival PLN Group

PLN UIT JBM Perkuat Budaya Kerja, Empat Penghargaan Diraih di Festival PLN Group

Rabu, 04 Nov 2026 14:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) meraih empat penghargaan dalam ajang Culture Festival PLN G…

Antisipasi Kerawanan Bencana, Polres Blitar Kota Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat

Antisipasi Kerawanan Bencana, Polres Blitar Kota Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat

Rabu, 04 Nov 2026 14:49 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Seiring dengan musim Penghujan yang mengakibatkan beberapa peristiwa kejadian bencana di wilayah Jawa Timur, Polres Blitar Kota…

Modus Rekrutmen Pegawai KAI, Pria Magetan Raup Rp104,5 Juta dari Korban

Modus Rekrutmen Pegawai KAI, Pria Magetan Raup Rp104,5 Juta dari Korban

Rabu, 04 Nov 2026 14:48 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Janjikan anak korban menjadi pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun, seorang pria berinisial RAR (33), warga Kabupaten M…

Polres Lumajang Gelar Razia Mendadak, Periksa Seluruh Anggota untuk Pastikan Tak Gunakan Vape

Polres Lumajang Gelar Razia Mendadak, Periksa Seluruh Anggota untuk Pastikan Tak Gunakan Vape

Rabu, 04 Nov 2026 14:46 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang – Halaman depan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Lumajang, Jawa Timur, mendadak dipenuhi personel berpakaian dinas lengkap sesuai s…