Pedagang di Pasar Banyuwangi Pilih Sewa Ruko Dibanding Relokasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah pedagang membongkar bagian-bagian bangunan toko di bagian depan Pasar Banyuwangi. SP/ BYW
Sejumlah pedagang membongkar bagian-bagian bangunan toko di bagian depan Pasar Banyuwangi. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Revitalisasi Pasar Banyuwangi mulai dikebut, bahkan sudah berjalan sejak sepekan terakhir dan para pedagang mulai mengosongkan toko-tokonya dan mulai direlokasi. Bahkan, beberapa pemilik toko lainnya lebih memilih menyewa ruko. 

”Sudah sejak sebelum Hari Raya Waisak kami lakukan pindahan, ini kami pindah ke ruko di barat gapura pasar. Tidak ke tempat relokasi,” ujar Ardian, salah seorang pemilik toko kain di Pasar Banyuwangi, Selasa (28/05/2024).

Alasan yang membuatnya memilih untuk menyewa ruko lain daripada ke tempat relokasi adalah masalah ukuran. Ardian menyebut, awalnya pihaknya dijanjikan lokasi dengan ukuran 4 x 4 meter. 

Namun, belakangan ada pemberitahuan bahwa ukuran lapak di tempat relokasi berubah menjadi 2,5 x 2,5 meter. Padahal, imbuh Ardian, toko kain yang selama ini ditempati berukuran 8,5 x 4 meter. 

”Setelah saya tahu ukurannya, saya pikir mau meletakkan barang di mana? Daripada ribet, saya putuskan sewa saja,” tegasnya.

Mereka menilai tempat berjualan di tempat relokasi tidak memenuhi syarat untuk dijadikan toko emas. Karena itu, mereka memilih untuk menyewa toko dengan kondisi yang tidak jauh berbeda dengan bangunan sebelumnya.

Namun, ada juga pemilik toko di dalam area pasar yang menunggu tempat relokasi siap untuk pindah. Sebab, mereka tak punya pilihan lain selain menggunakan fasilitas relokasi yang disediakan oleh pemerintah.

”Saya sewa Rp 50 juta untuk setahun. Lokasinya sedikit lebih kecil, tapi cukup untuk menyimpan barang. Ini sudah habis 15 pikap untuk pindahan. Di belakang (dalam pasar) saudara saya masih belum pindah karena menunggu tempat relokasi siap,” terang Ardian.

Tak hanya pemilik toko, beberapa pedagang kaki lima juga sudah ada yang berencana untuk menyewa tempat di Pasar Blambangan daripada pindah ke tempat relokasi. Mereka beranggapan, banyak pembeli yang enggan turun dari kendaraan sehingga mencari tempat yang ada di pinggir jalan. bny-01/dsy

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…