Sambut Hari Lanjut Usia Nasional ke-28, Dinsos Jatim Gelar ‘Bakso dan Takwa Lansia’

author Lailatul Nur Aini

- Pewarta

Selasa, 28 Mei 2024 18:42 WIB

Sambut Hari Lanjut Usia Nasional ke-28, Dinsos Jatim Gelar ‘Bakso dan Takwa Lansia’

SURABAYAPAGI, Surabaya - Menyambut Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-28, Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur mengadakan serangkaian acara bertajuk ‘Bakso dan Takwa Lansia’. Acara yang digelar pada Selasa (28/5/2024) ini bertujuan untuk memberikan kebahagiaan dan dukungan kepada para lanjut usia (lansia) khususnya di Jatim ini.

Kegiatan yang dimulai dengan ‘Bakso Lansia’ atau bakti sosial lansia di pagi hari. Dinsos Jatim bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jatim, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jatim, dan DWP Dinsos Jatim.

Baca Juga: Pj Gubernur Adhy: Ekonomi Membaik Seiring dengan Peningkatan Kesalehan Sosial Masyarakat

Mereka secara serentak melaksanakan bakti sosial di tujuh Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha (UPT PSTW) di lingkungan Dinsos Jatim.

Kepala Dinsos Jatim Restu Novi Widiani bersama Pj Ketua TP PKK Jatim Isye Adhy Karyono melangsungkan ‘Bakso Lansia’ di UPT PSTW Pasuruan, sementara DWP Setda Provinsi Jatim didampingi Ketua DWP Dinsos Jatim menggelar kegiatan serupa di UPT PSTW Jombang. Anggota DWP lainnya menyebar di UPT PSTW Magetan, Blitar, Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi.

Meskipun perayaan ini hanya cuma satu hari, Isye Adhy berharap kegiatan ini membawa kebahagiaan kepada para lansia di Jatim.

"Walaupun hanya satu hari, kegiatan ini berhasil membawa kebahagiaan bagi para lansia di UPT PSTW Pasuruan. Harapan kami, para lansia di Indonesia dapat terus diberdayakan, dipenuhi kebutuhan hidupnya, dan tetap mandiri," ujar Isye Adhy.

Sementara itu, Ketua DWP Setda Provinsi Jatim Fitri Bobby Soemiarsono diwakili Wakil Ketua I Sri Mulyani Benny Sampirwanto yang mengunjungi UPT PSTW Jombang menyampaikan bahwa kegiatan ‘Bakso Lansia’ ini begitu membekas bagi pihaknya.

"Momen ini mengingatkan kita bersama bahwa nantinya kita juga akan menua seperti para lansia yang ada di sini. Saya juga sangat berkesan pada pelayanan yang ada di UPT PSTW Jombang," paparnya.

Selama ‘Bakso Lansia’, pelayanan diberikan kepada seluruh penerima manfaat (PM) lansia, dari yang mandiri hingga yang membutuhkan perawatan intensif.

Baca Juga: Lewat Program On Farm, Bulog Jatim Genjot Produksi Beras Petani Hingga 100 Ribu Ton

Para ibu DWP membantu PM mandi, berpakaian, dan berhias, serta memberikan bunga mawar merah sebagai simbol kasih sayang. Seluruh PM juga diajak senam dan menerima bingkisan berisi makanan ringan, obat-obatan, susu, dan diapers.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan ‘Takwa Lansia’ di Kantor Dinsos Jatim, yang menghadirkan narasumber dr. Agus Ali Fauzi, seorang ahli kesehatan yang dikenal dengan humorisnya.

Pada talkshow ini diikuti oleh sekitar 1150 peserta secara luring dan daring, dihadiri oleh sejumlah Karang Werdha dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Lansia yang ada di Jatim, serta para pegawai Dinsos Jatim.

Dalam sesi ini, dr. Agus membagikan tips kesehatan dan kebahagiaan di usia lanjut serta cara-cara untuk tetap produktif. Pesan-pesan penting seperti mensyukuri, mengendalikan emosi, dan membahagiakan orang lain disampaikan dengan cara yang menghibur namun bermakna.

Baca Juga: Hewan Kurban di Jatim pada 2024 Capai 434.843 Ekor

"Tips meraih bahagia itu mensyukuri, mengendalikan emosi, mau introspeksi diri, membahagiakan orang lain, serta menuju qonaah dan istiqomah," pesan dr. Agus kepada Lansia tersebut.

Adapun demikian, Kepala Dinsos Jatim, Restu Novi Widiani, juga terus berharap meningkatkan usia harapan hidup para lansia yang berada dalam naungan Pemprov Jatim.

"Kita ingin melanjutkan misi untuk membahagiakan lansia, sesuai tagline tahun ini ‘Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat’. Kita juga melaksanakannya tugas yang lebih detail lagi, di mana mewujudkan para lansia yang sehat, mampu berkarya, dan berbahagia," tutur orang nomor satu di lingkungan Dinsos Jatim itu.

"Ini juga sebagai langkah konkret untuk menghormati dan meningkatkan kesejahteraan lansia di Jawa Timur. Karena kita juga ingin usia harapan hidup mereka meninggi dan ini berpengaruh juga pada Indeks Pembangunan Manusia di Jatim," pungkas Novi. Ain

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU