Bentrokan di Depan Sentra Wisata Kuliner (SWK) Keputih

3 Terluka dan 10 Orang Diamankan

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi mengamankan sejumlah warga yang terlibat bentrokan. SP/Alq
Polisi mengamankan sejumlah warga yang terlibat bentrokan. SP/Alq

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Diduga salah paham antara warga keputih (petugas parkir SWK) dengan pok anak NTT bentrok di Jl. Arif Rahman Hakim di depan Sentra Wisata Kuliner Keputih. Dalam insiden tersebut ada beberapa orang yang mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah masakit. 

Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Ipda Aan Dwi Satrio Yudo, mengatakan peristiwa tersebut terjadi Jumat, (31/5) sekitar pukul 19:00 WIB anak NTT sebanyak 6 orang melintas dari Jl.Raya Keputih Tegal untuk membeli sayur di wilayah keputih. Namun di depan SWK Keputih anak NTT diteriaki oleh petugas parkir dengan kata "Hoyy, .. Jangan Keluar Malam malam", seketika itu anak NTT berhenti dan terjadi cekcok mulut antar kedua belah pihak dan terjadi baku hantam," ungkap Aan Dwi Satrio Yudo kepada Surabaya Pagi sabtu (1/6). 

Aan menceritakan, ketika cekcok mulut tiba-tiba petugas parkir mengeluarkan sajam yang tersimpan di balik bajunya dan langsung menusukkan sajam ke perut beberapa anak NTT dan terkena ketiak bawah bagian perut anak NTT.

"Beberapa anak NTT berlari ke arah selatan dan memanggil teman temannya untuk meminta bantuan," katanya.

Aan melanjutkan, tak berselang beberapa menit kemudian sebanyak kurang 8 orang anak NTT tiba di lokasi TKP dengan membawa balok kayu dan batu dan langsung menyerang petugas parkir dan hingga mengakibatkan salah satu petugas parkir bocor di kepala bagian belakang.

Setelah melakukan pengeroyokan tersebut anak NTT berlari dan bersembunyi di tempat kost anak NTT di Keputih Tegal Timur Bakti.

Mendapat laporan dari masyarakat Unit Reskrim Polsek Sukolilo pun langsung bergerak dan mengamankan para pelaku kurang lebih 10 orang⁰a untuk dibawa ke Mapolsek Sukolilo untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

 

Adapun korban yang mengalami luka diantaranya: 

1. Gersond (Warga NTT) Jl.Medokan Semampir 6/48 (Kost) yang mengalami luka tusuk di bagian perut sekarang di rawat di RS Haji Sukolilo Surabaya.

2. Anner (Warga NTT) Jl.Medokan Semampir Gg.6/48 (Kost) 

3. Moch.Ali Bachroni Jl.Keputih Tegal Gg.IV Kel.Keputih Surabaya Korban Luka Bocor bagian kepala belakang.

"Dengan adanya kejadian tersebut ada 3 orang korban saat ini dilarikan ke RS Haji Sukolilo Surabaya untuk pertolongan dan perawatan lebih lanjut," terang Aan. 

Dan kini peristiwa ini masih didalami Polsek Sukolilo. Alq

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…