Jalan Yos Sudarso di Kota Madiun Bakal Jadi Kawasan Wisata "Heritage"

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu destinasi miniatur patung Merlion di kawasan Pahlawan Street Center Kota Madiun. SP/ MDN
Ilustrasi. Salah satu destinasi miniatur patung Merlion di kawasan Pahlawan Street Center Kota Madiun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka mendukung pengembangan sektor pariwisata di daerah setempat, kali ini Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur kembali mengembangkan sektor destinasi wisata, dengan menjadikan Jalan Yos Sudarso sebagai kawasan wisata "heritage".

Nantinya, keberadaannya tersebut dapat mendukung kawasan wisata buatan Pahlawan Street Center (PSC) yang merupakan satu arah dengan Jalan Yos Sudarso Kota Madiun.

Jalan Yos Sudarso rencananya dikembangkan sebagai kawasan kota lama. Yakni, perumahan loji di selatan Pabrik Gula Redjo Agung Baru. Kawasan itu nantinya bukan hanya dibangun pedestrian saja, namun juga sebagai tempat edukasi.

Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur, Kewilayahan, Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapedalitbangda) Kota Madiun, Mas Kahono Pekik Hari Prasetiyo, mengungkap rencananya trotoar yang lama direhabilitasi mulai dari kawasan Pabrik Gula (PG) Redjo Agung hingga PT INKA. 

"Kemarin dikunjungi dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Pemprov Jatim dalam rangka verifikasi pengajuan DAK (Dana Alokasi Khusus) Kota Lama di Kota Madiun," ujar Kahono Pekik, Senin (03/06/2024).

Sementara itu, untuk anggaran pembangunannya akan dibantu oleh pemerintah pusat maupun provinsi. Pasalnya, Pemprov Jatim telah memberikan tanggapan yang positif sebab kawasan yang diusulkan itu memiliki tema yang kuat. Yaitu, kawasan heritage yang bisa menjadi daya tarik wisata ke depan. 

Usulan tersebut sesuai dengan arahan Kementerian PUPR dan Kemenkeu. Karenanya, Pekik yakin apa yang diusulkan tersebut akan disetujui. Pihaknya telah mengajukan pembangunan ke Pemprov Jatim untuk pembangunan kawasan tersebut dengan besaran anggaran mencapai Rp60 miliar. Namun, pembangunan dimungkinkan baru bisa dikerjakan mulai tahun 2025.

"Arahan dari Kemenkeu supaya pendanaan dari pemerintah bisa memberdayakan masyarakat secara ekonomi. Apa yang kami usulkan itu mengarah ke sana, makanya kemarin waktu dikunjungi Pemprov tanggapannya positif," kata dia.

Pihaknya berharap dengan pembangunan Jalan Yos Sudarso sebagai kawasan wisata heritage semakin memperbanyak tempat wisata di Kota Madiun. Sehingga kedepannya semakin banyak wisatawan yang datang berkunjung ke Kota Madiun. mdn-01/dsy

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…