Ribuan Lamborghini Urus Ditarik, Ada Temuan Malfungsi Kap Mesin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tampilan depan Lamborghini Urus. SP/ JKT
Tampilan depan Lamborghini Urus. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Lamborghini Urus direcall (ditarik) lantaran ditemukannya malfungsi pada sistem kap mesin. Lamborghini setidaknya harus menarik kembali atau memeriksa sekitar lebih dari 2.100 unit, dan akan mengganti suku cadang yang bermasalah jika memang diperlukan. 

Dikutip dari Motor1 pada Senin (03/06/2024), awalnya Lamborghini pertama kali mengetahui masalah ini pada Agustus lalu. Lamborghini menerima dua klaim garansi di Eropa terkait kap mesin dan fender Urus yang tidak sejajar hingga Lamborghini melakukan investigasi.

Selanjutnya, di bulan Februari di Indonesia, kap mesin Urus copot saat digeber di kecepatan tinggi. Dan setelah dicek ternyata kancing paku kelingnya mengalami kerusakan.

Namun demikian, tak semua unit mendapat kerusakan. Sedikitnya terdapat 2.133 Urus S dan Urus Performante lansiran 2023 dan 2024 yang harus di-recall.

Sementara itu, dikutip dari Carscoops pada Senin (03/06/2024), paku keling yang menahan pengait kap mesin pada tempatnya mungkin tidak berubah bentuk apabila dipasang secara tidak benar, udara bisa masuk ke bawah tepi depan kap mesin.

Berdasarkan pengujian yang dilakukan Lamborghini, kait yang seharusnya menahan kap mesin sesuai fungsinya. Tapi, pada kecepatan 151 km/jam kap mesin tertiup angin sehingga bisa terbuka, hingga membentur ke kaca depan.

Kondisi itu sangat berisiko serta dapat membahayakan saat di kendarai. Manakala sampai terlepas dari kendaraan, dapat membahayakan pengemudi lain di jalan.

Lebih lanjut, Lamborghini meyakini setidaknya hanya dua persen saja dari populasi tersebut yang bermasalah, dan pihaknya akan menginformasikan masalah ini ke dealer paling lambat pada 21 Juni sementara ke konsumen pada 5 Juli.

Namun jika pemilik Lamborghini Urus melihat keanehan seperti bagian kap mesin dan fender yang tidak sejajar bisa langsung menghubungi dealer untuk mengkonfirmasi masalah tersebut. jk-05/dsy

Berita Terbaru

Cegah Anak dan Remaja Terpapar Mihol, Satpol PP Surabaya Segel Toko di Wonokromo

Cegah Anak dan Remaja Terpapar Mihol, Satpol PP Surabaya Segel Toko di Wonokromo

Kamis, 01 Okt 2026 12:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mencegah peredaran minuman beralkohol (mihol) secara ilegal sekaligus membatasi akses anak-anak dan remaja terhadap minuman…

Tegaskan Tak Ada Toleransi, Pemkot Surabaya Sanksi 58 ASN hingga September 2026

Tegaskan Tak Ada Toleransi, Pemkot Surabaya Sanksi 58 ASN hingga September 2026

Kamis, 01 Okt 2026 12:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sepanjang Januari hingga September 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mendisiplinkan dengan memberikan sanksi kepada…

DPRD Kota Kediri Setujui Raperda P-APBD 2026 Menjadi Perda

DPRD Kota Kediri Setujui Raperda P-APBD 2026 Menjadi Perda

Kamis, 01 Okt 2026 12:04 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Seluruh fraksi DPRD Kota Kediri menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun…

Meski Ortu Tak Nikah Resmi, Dispendukcapil: Anak di Surabaya Tetap Dapat Akta Kelahiran

Meski Ortu Tak Nikah Resmi, Dispendukcapil: Anak di Surabaya Tetap Dapat Akta Kelahiran

Kamis, 01 Okt 2026 12:00 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti terkait permasalahan anak lahir tapi pernikahan kedua orang tua belum tercatat secara resmi atau hamil di luar…

Tekan Penggunaan BBM, Pemkot Surabaya Lanjutkan Penggunaan Mobil Listrik pada 2027 untuk Kendaraan Dinas

Tekan Penggunaan BBM, Pemkot Surabaya Lanjutkan Penggunaan Mobil Listrik pada 2027 untuk Kendaraan Dinas

Kamis, 01 Okt 2026 11:16 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan dinas akan terus dilanjutkan pada 2027,…

Pemkot Malang Selidiki Perubahan Warna Air Sungai Brantas, Siap Sanksi Pencabutan Izin Usaha

Pemkot Malang Selidiki Perubahan Warna Air Sungai Brantas, Siap Sanksi Pencabutan Izin Usaha

Kamis, 01 Okt 2026 11:05 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti adanya perubahan warna air di Sungai Brantas, di wilayah Mergosono, Kecamatan Kedungkandang menjadi keunguan, saat…