Gandeng Pabrikan China, Renault Mulai Kembangkan EV Twingo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Renault Twingo. SP/ JKT
Renault Twingo. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Prancis, Renault menggandeng merek China untuk mengembangkan electric vehicle (EV/mobil listrik) Twingo generasi terbaru serta dengan harga terjangkau, yakni dibawah 20.000 euro (sekitar Rp 352,7 juta).

CEO Renault Luca de Meo juga mengkonfirmasi kabar kolaborasi tersebut, meski belum menyebutkan nama perusahaan China itu. Renault ingin membuat mobil listrik murah yang akan masuk lini Twingo.

"Pengembangan mobil ini akan dilakukan bersama mitra Tiongkok untuk mempercepat waktu dan mengurangi biaya pengembangan kami," kata juru bicara Renault, Senin (03/06/2024).

Diketahui, pengembangan Twingo tersebut akan dipimpin oleh divisi mobil listrik Renault, yang bernama Ampere. Menurut kabar tersebut, hanya pengembangan gaya dan mesin tingkat canggih yang dilakukan di Prancis.  Selama 30 tahun terakhir, termasuk versi bahan bakar fosil dan listrik, model Twingo telah terjual lebih dari 4 juta unit.

Sementara, keputusan memilih mitra China untuk mengembangkan mobil listrik terjangkau diambil secara mandiri. Renault bermitra dengan perusahaan asal Tiongkok untuk mempercepat proses pengembangan kendaraan listrik.

Selain itu, China saat ini menjadi pemain terdepan dalam mobil listrik. Renault diperkirakan ingin belajar pengembangan EV dengan kerja sama tersebut. Nantinya untuk produksi, mobil listrik tersebut diperkirakan akan dibuat di pabrik Renault di Slovenia, yang kini memproduksi Twingo. jk-06/dsy

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…