Wapres Ingin RI Jadi Produsen Halal Terbesar di Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menekankan bahwa ekonomi dan keuangan syariah bukanlah gagasan yang digaungkan demi kepentingan umat Islam semata.

"Namun, telah menjadi praktik yang diterima luas oleh semua kelompok masyarakat karena sifat dan hakikatnya yang bukan hanya untuk umat Muslim tetapi bersifat inklusif dan juga mengedepankan keadilan," kata Wapres dalam sambutannya saat acara pengukuhan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Papua Barat Daya di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (6/6).

Oleh karena itu, lanjut Wapres, ekonomi dan keuangan syariah itu juga berkembang di negara-negara yang mayoritas non-Muslim seperti di Inggris.

"Bahkan juga pendidikan keuangan syariah, Inggris merupakan pusat pendidikan keuangan syariah. Di sana itu, banyak anak-anak kita yang mengambil S-3 di Inggris, sekarang juga banyak bekerja di Bank Indonesia dan juga Kementerian Keuangan," ungkap Wapres.

Wapres menjelaskan di tatanan global, negara-negara dengan penduduk mayoritas nonmuslim justru telah meraup peluang dan keuntungan dari pesatnya perkembangan ekonomi dan keuangan syariah.

"Sekarang punya nilai benefit ekonomi yang tinggi syariah itu, baik produk halal, wisata maupun farmasi dan banyak komoditi-komoditi yang sekarang menjadi semacam bisnis halal di dalam dunia ini," ucap Wapres.

Wapres mencontohkan Brasil, Australia, dan Inggris terdepan dalam ekspor produk makanan halal.

"Bahkan terbesar makanan halal itu di Brasil padahal mayoritas penduduknya adalah nonmuslim. Oleh karena itu, kita ingin Indonesia ini ke depan bukan hanya menjadi konsumen halal terbesar tetapi kita ingin menjadi produsen halal terbesar di dunia," tuturnya.

Selain itu, kata Wapres, Korea Selatan dan Jepang juga konsisten mengembangkan pariwisata ramah muslim.

"Saya pernah ke Korea, mereka itu membangun kosmetik dan semuanya mendapat sertifikat halal karena dia ingin menguasai pasar kosmetik dunia. Kita jangan hanya memakainya tetapi kita juga memproduksi supaya kita mendapat keuntungan juga dari urusan halal ini," kata Wapres.

Sementara di dalam negeri, ia mengatakan pemerintah juga telah mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, berbagai wilayah di tanah air telah menuai manfaat ekonomi dan keuangan syariah dalam pembangunan dan pemerataan kesejahteraan. 

Berita Terbaru

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu momentum panen raya yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tulungagung…

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…