Anggaran RTLH Kota Pasuruan akan Segera Turun

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 11 Jun 2024 16:28 WIB

Anggaran RTLH Kota Pasuruan akan Segera Turun

i

Masyarakat kota Pasuruan penerima bantuan RTLH sedang antri untuk pembukaan rekening bank sebagai syarat untuk pencairan dana.

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Rencana Pemkot untuk merehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Pasuruan, terus dimatangkan. Selasa (11/6), Pemkot telah melakukan sosialisasi pada penerima. Pelaksanaan tunggu uang ditransfer.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pasuruan, Akung Novajanto mengungkapkan tahun ini, Pemkot berencana mengentaskan 300 RTLH di Kota Pasuruan.

Baca Juga: Pemerintah Kota Pasuruan Raih Predikat Opini WTP dari BPK

Ini menyebar di sejumlah kelurahan. Besarnya bantuan yang akan disokong, mencapai Rp 17,5 juta untuk setiap penerima. Di mana, Rp 12,5 juta untuk biaya material. Sisanya Rp 5 juta, untuk biaya pekerja atau tukang.

Saya sudah tekankan harus menjadi rumah. Tidak boleh digunakan lain-lain. Nanti ada konsultan yang akan mengawasi,” kata Akung-sapaannya.

Baca Juga: 2025, Pemkot Pasuruan akan Bangun Rest Area Bernuansa Arafah

Akung menjelaskan, saat ini pihaknya masih menunggu proses pembuatan rekening, untuk masing-masing penerima. Setiap penerima, bisa mengambil secara tunai melalui bank Jatim Cabang Pasuruan.

Pihaknya pun sudah mewanti-wanti. Agar masyarakat, tidak perlu memberikan rokok ataupun makanan kepada tukang yang bekerja. Sebab, jasa mereka juga sudah dibayar sebesar Rp 5 juta.

Baca Juga: Gus Ipul Ajak Insan Pendidik Cetak Prestasi Gemilang

Kalau tidak begitu, nantinya malah tidak jadi rumah. Karenanya, jauh-jauh hari saya sudah mewanti-wanti pada mereka,” terang Akung. Menurutnya, ada 2.540 buah RTLH di Kota Pasuruan. Dan selama 2018 hingga 2022, ada 1.270 RTLH yang tertangani.

Pada 2023 lalu, ditargetkan 300 RTLH bisa ditangani. Namun, hingga akhir Desember, realisasinya hanya 283 rumah. “Tersisa 987 RTLH. Kalau 300 RTLH ini rampung, ya tingga 687 RTLH. Harapannya, tahun depan bisa tuntas,” pungkasnya. Hik

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU