Pemkot Malang Waspadai Fluktuasi Harga Jelang Idul Adha

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 11 Jun 2024 18:17 WIB

Pemkot Malang Waspadai Fluktuasi Harga Jelang Idul Adha

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memastikan inflasi di wilayah tersebut dalam kondisi terkendali menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah pada 17 Juni 2024.

Penjabat (Pj) Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan bahwa meskipun pada Mei 2024 Kota Malang mengalami deflasi 0,08 persen, TPID Kota Malang diminta tetap mewaspadai fluktuasi harga menjelang Idul Adha.

Baca Juga: Beraksi di 20 TKP, Komplotan Pembobol ATM di Malang Dibekuk

"Meskipun saat ini kita deflasi tapi kami akan tetap pantau fluktuasinya. Kami lakukan intervensi, melalui sembilan langkah, memang pada Mei 2024 statusnya deflasi," kata Wahyu, Selasa (11/6).

Wahyu menjelaskan, sembilan upaya yang disiapkan Pemerintah Kota Malang untuk intervensi apabila terjadi fluktuasi harga tersebut di antaranya adalah pemantauan harga dan stok, rapat teknis TPID, menjaga pasokan bahan pokok penting, dan pencanangan gerakan menanam.

Selain itu, lanjutnya, melaksanakan operasi pasar murah maupun sidak pasar, melakukan koordinasi dengan daerah produsen, realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk pengendalian inflasi, serta pemberian bantuan transportasi dari APBD.

Ia menambahkan, pada Mei 2024 Kota Malang mengalami deflasi sebesar 0,08 persen. Deflasi tersebut terjadi akibat berbagai intervensi yang dilakukan TPID Kota Malang dan bukan dikarenakan daya beli masyarakat yang melemah.

Baca Juga: Diduga Gagal Menyalip, Pemotor Tewas Terlindas Truk

"Bukan karena daya beli rendah. Ini sudah kami bahas dengan TPID. Sudah ada analisa, kami melibatkan BI, OJK, Bulog, BPS. Memang deflasi terjadi karena intervensi kita. Harapannya, jika terjadi inflasi kami berangkatnya bukan dari nol tapi dari minus," tambahnya.

Di sisi lain, lanjutnya, menjelang Hari Raya Idul Adha,  bawang merah masih menjadi salah satu komoditas yang perlu diwaspadai kenaikan harganya. Pemerintah memprediksi akan ada kenaikan harga komoditas bawang merah menjelang Hari Raya Idul Adha.

"Yang menjadi pembahasan adalah bawang merah. Bawang merah ini diprediksi akan menjadi tinggi, kaitannya kita akan menghadapi Idul Adha," katanya.

Baca Juga: RPH Kota Malang akan Tambah Juleha saat Idul Adha

Dalam upaya menekan kenaikan harga komoditas penting tersebut, Pemerintah Kota Malang telah melakukan kerja sama antardaerah seperti wilayah Probolinggo untuk memenuhi pasokan bawang merah di Kota Malang.

Komoditas bawang merah yang berasal dari wilayah Probolinggo tersebut,  akan didistribusikan ke pasar-pasar rakyat yang ada di wilayah Kota Malang. Diharapkan, dengan langkah tersebut mampu menekan harga komoditas bawang merah di Kota Malang. Ml-01/ham

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU