Kementan Refocussing Anggaran untuk Hadapi El Nino

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Pertanian memfokuskan kembali atau refocusing anggaran senilai Rp7 triliun untuk membantu petani menghadapi El Nino dan kemarau atau kekeringan di tiga bulan masa kritis, pada periode Agustus, September dan Oktober.

Demikian disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman usai melaporkan kepada Presiden Joko Widodo hal-hal terkait pangan nasional, di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.

“Kami sudah refocusing anggaran. (Anggaran) yang dulunya diperuntukkan untuk bangunan, diperuntukkan sebagian untuk perjalanan dinas, diperuntukkan untuk acara seminar, kemudian biaya yang tidak penting dulu, kami cabut, refocusing, kemudian kami belikan benih, pompa, alat mesin pertanian untuk petani,” kata Mentan Amran di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (11/6).

Amran mengatakan pihaknya akan fokus membantu memenuhi kebutuhan petani di tiga bulan masa kritis, agar produksi pertanian bisa naik.

“Puncaknya kemarau nanti adalah Agustus, September, Oktober. Tiga bulan ini adalah sangat kritis. Kemudian November biasanya sudah ada hujan,” kata Amran.

Menurut Amran, Presiden menginstruksikan agar refocusing anggaran dapat diselesaikan dalam waktu singkat untuk menghadapi musim kering ekstrem.

Amran juga mengatakan solusi cepat untuk mengatasi kondisi El Nino dan kekeringan adalah melalui "pompanisasi" atau menyalurkan air menggunakan pompa, dari sumber-sumber air ke lahan pertanian.

“Sekarang realisasi pompa sudah sekitar 70 persen. Masih ada (sisa) 30 persen. Mudah-mudahan ini kalau ini terpasang semua, akan ada 25.000 pompa, mudah-mudahan bisa memitigasi risiko kekeringan,” ujarnya.

Menurut Amran, Presiden memerintahkan untuk segera menyelesaikan sisa 30 persen pengadaan pompa yang harus dipenuhi, sebelum Agustus 2024.

“30 persen kami fokus Pulau Jawa, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat kemudian Lampung, Sumsel, Sulsel, Kalsel, Kalteng. Kami fokus pada sentra produksi padi dan harus ada air sepanjang musim, sepanjang tahun,” jelasnya.

Dia memberikan contoh di Pulau Jawa terdapat sejumlah sumber air yang bisa dipompa seperti Sungai Bengawan Solo, Sungai Cimanuk, hingga Sungai Brantas.

"Kita pompa airnya karena itu solusi cepat. Kalau pompa bisa langsung tanam, tetapi kalau cetak sawah butuh waktu satu, dua, tiga tahun, sedangkan kita butuh pangan sekarang, dan juga negara lain kekurangan pangan," kata Amran. 

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…