Melongok Masjid Konsulat Pemuda, Berbagi Makan Gratis untuk Semua

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga Surabaya mengantri dalam program warung makan gratis di Masjid Pemuda Konsulat, Senin (10/06/2024) sore. SP/Zistia Shinta
Warga Surabaya mengantri dalam program warung makan gratis di Masjid Pemuda Konsulat, Senin (10/06/2024) sore. SP/Zistia Shinta

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Di tengah padatnya aktivitas Kota Surabaya, Masjid Pemuda Konsulat di Jalan Kalikepiting No. 111 menjadi oase bagi banyak penduduk kota yang membutuhkan. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid ini juga terkenal dengan program makan gratis yang diinisiasi oleh takmir masjid.

Ramadhan Surohadi, seorang Pendiri dan Wakil Pengasuh Masjid Pemuda Konsulat mengadakan Program makan gratis ini telah menjadi penyelamat bagi banyak pendatang, mulai dari pengemudi ojek online hingga kuli bangunan.

Setiap hari, Ramadhan Surohadi dan timnya menyediakan makanan gratis bagi siapa saja yang datang ke masjid.

"Program ini dimulai dengan tujuan sederhana, yaitu membantu mereka yang membutuhkan dan memberikan sedikit kenyamanan siapa saja yang dating kesini" ucap Rahman.

Yanto (50), seorang pengemudi ojek online, makan gratis di Masjid Pemuda Indonesia adalah berkah yang sangat berarti.

"Kadang, penghasilan saya tidak cukup untuk makan tiga kali sehari. Program ini sangat membantu saya untuk bertahan," katanya sambil menikmati nasi yang disediakan.

Begitu juga dengan Rozak (65), seorang kuli bangunan yang pertama kali merasakan makan gratis di masjid ini.

"Saya tau tempat ini karena diajak teman-teman, rasanya pertama kesini sangat senang" ungkapnya.

Ramadhan Surohadi, sang takmir masjid, merasa bahwa program ini adalah bentuk nyata dari ajaran Islam tentang berbagi dan peduli sesama.

"Kami ingin masjid ini menjadi tempat di mana semua orang merasa diterima dan dibantu, tanpa memandang latar belakang mereka," katanya dengan penuh semangat.

Melalui program ini, Masjid Pemuda Indonesia tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol solidaritas dan kemanusiaan di tengah kota besar. Di sini, semua orang diperlakukan sama, diterima dengan penuh kasih, dan diberikan bantuan tanpa memandang siapa mereka.

Masjid Pemuda Indonesia telah membuktikan bahwa kebaikan dan kepedulian tidak memerlukan syarat atau batasan. Dalam kesederhanaannya, program makan gratis ini telah menjadi penyelamat dan memberikan harapan bagi banyak penduduk kota yang membutuhkan.

Dengan keberlanjutan program ini, Rahman berharap dapat terus membantu lebih banyak orang dan menginspirasi tempat lain untuk melakukan hal serupa. "Kita semua bisa membuat perbedaan kecil yang berarti bagi orang lain. Dan di sini, kami melakukan itu setiap hari," tutupnya. zis/ana/rmc

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…