Gandeng Pihak Berwajib, Otoritas Purabaya Siapkan Sanksi Tilang PO Bus Nakal

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Otoritas Terminal Purabaya konsisten melakukan penertiban bus yang menurunkan penumpang di luar terminal Purabaya mulai belokan Medaeng, depan SPBU, Ramayana dan pintu masuk terminal. 

Lokasi tersebut kerap menjadi tempat penurunan penumpang oleh kru bus dengan alasan parkir di sekitar itu serta alasan lanjut menggunakan transportasi online. Padahal di dalam terminal sudah disiapkan titik jemput untuk transportasi online seperti Gojek, Grab serta Taxi Bluebird.

Untuk menjalankan penertiban bus yang menurunkan penumpang di luar terminal, otoritas Terminal Purabaya berkerjasama dengan Dishub Sidoarjo, Satpol PP Sidoarjo dan Polsek Waru untuk memperlancar arus lalu lintas masyarakat di sepanjang jalan menuju keluar terminal Purabaya.

Ahmad Badik Kepala Terminal Purabaya ketika menegaskan himbauan terhadap PO bus yang menurunkan penumpang akan terus kita lakukan secara berkala.

“Hal ini sebagai tindak lanjut dari keluhan masyarakat pengguna jalan. Selain secara langsung dilakukan penertiban juga dilaksanakan sosialisasi berupa himbauan kepada crew dan juga surat pemberitahuan langsung kepada PO Bus yang beroperasi di terminal Purbaya,” jelasnya.

Ketika ditanya langkah selanjutnya yang dilakukan Terminal Purabaya terhadap PO Bus nakal yang tetap menurunkan penumpang di luar terminal, Ahmad Badik mengatakan untuk sementara kita masih melakukan penertiban dan himbauan terhadap PO Bus yang menurunkan penumpang diluar terminal.

“Kedepannya kita mungkin akan melakukan penertiban dan penindakan dengan memberikan sanksi tilang terhadap PO Bus yang tentunya dalam penindakan ini Terminal Purabaya akan bekerjasama dengan pihak yang berwajib yaitu Kepolisian dan Satpol PP,“ ujarnya.

Ahmad Badik menambahkan strategi mengatasi kemacetan jalan menuju dan ke terminal Purabaya selain menertibkan dan memberikan himbauan kepada PO Bus yang menurunkan penumpang di luar terminal, penertiban dan himbauan juga kita lakukan terhadap pedagang liar dan usaha/jasa yang tidak memiliki izin yang berkegiatan disepanjang jalan raya Medaeng hingga pintu keluar Terminal Purabaya di jalan A. Yani. 

“Kedepannya strategi yang mungkin akan dilakukan yaitu penertiban bangunan liar guna pelebaran jalan raya Medaeng berkoordinasi dengan PUPR,“ ujar Badik.

Ahmad Badik mengatakan langkah tegas bila lebih dari sekali kedapatan melanggar, kedepannya kita mungkin akan melakukan penertiban dan penindakan dengan memberikan sanksi tilang terhadap PO Bus.

“Tentunya dalam penindakan ini Terminal Purabaya akan bekerjasama dengan pihak yang berwajib yaitu Kepolisian,” katanya.

Langkah penertiban terhadap PO Bus yang menurunkan penumpang di luar terminal sejak akhir bulan lalu sudah mulai kerasa, jalan mulai belokan Medaeng yakni (Jalan) Letjen Sutoyo tidak sepadat seperti hari biasanya, saat pagi jam sekolah dan kerja ataupun sore saat jam pulang sekolah ataupun kerja. 

“Termasuk hari Sabtu dan Minggu dimana biasanya jalur belokan Medaeng sampai pintu masuk terminal tetap padat tapi tidak macet. Syukurlah jauh ada pengurangan macet, yang penting konsisten dan tetap ditertibkan jangan hanya sesaat saja,” kata Ali Fakir, yang tiap hari melewati jalan Letjen Sutoyo menuju rumahnya di Sidoarjo. 

Sebelumnya, Kepala Terminal Purabaya menyurati sejumlah perusahaan otobus (PO) tentang himbauan supaya menerima dan menurunkan penumpang di dalam terminal. 

Tujuan pihak terminal memberikan surat imbauan tersebut karena banyak keluhan dari pengguna jalan. Sebab jalanan di kawasan terminal, seperti di Jalan Raya Waru arah Surabaya mengalami kepadatan karena banyak bus yang menurunkan dan mengangkut penumpang di luar area terminal.

“Yang sudah lama dan juga sering disampaikan masyarakat pada kami keluhan tersebut (terkait kemacetan) sudah kami tindaklanjuti. Salah satunya aktivitas yang masuk dalam terminal, dimana menurunkan penumpang maupun barang dari (Jalan) Letjen Sutoyo,” ujar Badik, Kamis (30/5/2024). Byb

Berita Terbaru

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…