Picu Kemacetan, Grab Lounge di Luar Terminal Purabaya Jadi Sorotan

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Sidoarjo - Keberadaan Grab Lounge di luar kawasan Terminal Purabaya, Sidoarjo, menjadi sorotan publik. Titik naik dan turun penumpang yang dioperasikan oleh Grab ini diduga menjadi salah satu penyebab kemacetan panjang di Jalan Letjen Sutoyo, khususnya pada jam-jam sibuk. Kondisi ini memengaruhi kelancaran arus lalu lintas kendaraan pribadi maupun masyarakat umum.

Grab Lounge, yang berlokasi tepat di luar area terminal, menjadi tempat pemberhentian bagi bus yang datang dari luar Surabaya. Akibatnya, bus tersebut berhenti di jalan utama sebelum memasuki terminal untuk menurunkan penumpang. 

Hal ini memicu kemacetan yang sering kali mencapai puncaknya pada sore dan malam hari. Pada kondisi terburuk, kemacetan bahkan meluas hingga ruas jalan Taman Waru.

"Kemacetan di jalan ini sangat mengganggu. Kami harus menghabiskan waktu lebih lama di jalan, terutama saat jam sibuk," ungkap warga Setempat Budi Santoso, Selasa (3/12/2024).

Sementara itu, warga lain, Siti Aminah, menambahkan, "Kawasan sekitar Grab Lounge sekarang semakin tidak tertata. Pedagang kaki lima dan parkir liar membuat lingkungan jadi terlihat kumuh, padahal ini area dekat terminal besar."

Selain menyebabkan kemacetan, operasional Grab Lounge juga berdampak pada fungsi utama Terminal Purabaya sebagai pusat naik dan turun penumpang. Bus yang masuk ke terminal sering kali kosong, karena penumpang telah turun di luar terminal. 

Situasi ini membuat terminal kehilangan perannya sebagai pusat transportasi umum yang optimal.

Padahal pihak terminal kerap memberikan imbauan agar masyarakat yang menggunakan angkutan, baik bus Antar Kota dan Antar Propinsi (AKAP) ataupun Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) agar naik/turun di dalam area terminal.

Lebih dari itu, operasional Grab Lounge juga dinilai memfasilitasi adanya pelanggaran aturan yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pasal 143 undang-undang tersebut menegaskan bahwa angkutan umum wajib menaikkan dan menurunkan penumpang di dalam terminal.

Pihak berwenang dan pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah tegas untuk menangani permasalahan ini, khususnya menjelang momentum libur Nataru dimana jumlah penumpang umumnya akan mengalami lonjakan.

Upaya penertiban kawasan di luar terminal dan peninjauan kembali izin operasional Grab Lounge menjadi solusi untuk mengembalikan kelancaran lalu lintas dan fungsi optimal Terminal Purabaya.

Upaya Pengelola Terminal Minimalisir Kemacetan

Terkait keluhan tersebut, Humas Pengelola Terminal Purabaya, Sarah Abigail, mengatakan kemacetan yang sering terjadi di area Grab Lounge, terutama akibat penumpang yang turun untuk melanjutkan perjalanan dengan angkutan online, telah menjadi perhatian serius pihak pengelola terminal.

"Untuk menanggulangi hal tersebut, beberapa langkah telah diambil, termasuk menghadirkan layanan angkutan berbasis online roda dua dan roda empat yaitu Gojek dan Grab di dalam area terminal," ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (3/12/2024).

Layanan angkutan online roda empat (mobil) tersebut telah beroperasi sejak November 2023, sementara layanan roda dua (motor) mulai beroperasi pada Februari 2024. Untuk titik jemput roda empat ada di area drop off sedangkan titik jemput roda dua ada di area bus kota di sebelah shelter keberangkatan Trans Jatim.

"Kehadiran layanan angkutan online ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pengguna jasa Terminal Purabaya dalam melanjutkan perjalanan tanpa perlu turun di Grab Lounge," imbuh Sarah.

Menurutnya, dengan layanan yang kini tersedia langsung di dalam Terminal Purabaya, kemacetan dapat diminimalisir, sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan efisien bagi penumpang. Byb

Berita Terbaru

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Dalam Rakernas Ke-53, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Undang Rocky Gerung             SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam peringatan HUT PDI Perju…

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Akhirnya KPK tetapkan lima tersangka terkait operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakarta Utara (Jakut). Salah satu tersangka…

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beberapa hari ini sebuah video beredar luas di media sosial. Video yang memperlihatkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat…

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tata Cahyani mencuri perhatian di prosesi siraman putranya bersama Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur, Jumat lalu. Ia mengenakan…

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Sudah dua minggu ini ada demo besar-besaran yang melanda negara Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS siap…

Yakobus 4:7

Yakobus 4:7

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "Tunduklah kepada Allah. Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu". Karena itu, pendeta saya mengajak tunduklah kepada…