Shelter Diluar Jadi Faktor Kemacetan Parah di Terminal Purabaya

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Kemacetan yang terus-menerus terjadi di depan Terminal Purabaya, Surabaya, semakin menjadi perhatian warga dan pengguna jalan. Pemandangan kemacetan di Jalan Letjen Sutoyo, yang merupakan jalur dua arah, telah menjadi rutinitas yang mengganggu aktivitas harian.

Salah satu penyebab utama kemacetan adalah banyaknya penumpang bus yang memilih turun di pinggir jalan ketimbang di dalam terminal. Akibatnya, arus lalu lintas di sekitar terminal sering tersendat, terutama pada jam-jam sibuk. 

Situasi ini diperparah dengan keberadaan shelter atau titik penjemputan ojek online, yang berada di luar terminal.

Pengemudi online yang memiliki Selter di luar terminal Purabaya, sering kali menjemput dan menurunkan penumpang tepat di depan terminal, menyebabkan penyempitan ruang gerak kendaraan lain. 

Hal ini membuat lalu lintas di depan terminal semakin kacau dan memicu antrean kendaraan panjang, terutama pada saat kedatangan dan keberangkatan bus dalam jumlah besar.

Salah satu warga yang kerap melintasi area tersebut, Yogi, menyoroti bahwa kemacetan di depan Terminal Purabaya sebenarnya bisa diminimalisir jika penataan transportasi dilakukan lebih baik. 

Salah satu solusi yang diusulkannya adalah memindahkan shelter ojek online ke dalam area terminal. Yogi berpendapat bahwa jika shelter ojek online berada di dalam terminal, situasi lalu lintas di depan terminal bisa jauh lebih teratur.

“Seharusnya semua selter itu ada di dalam. Kita juga akhirnya juga ikut tertib. Dengan begitu, jalanan di depan terminal tidak terganggu,” ujar Yogi pada Rabu (16/10/2024).

Selain itu, Yogi juga berharap pengelola terminal lebih tegas dalam menindak sopir bus yang masih menaikkan atau menurunkan penumpang di luar terminal atau di area yang tidak seharusnya. 

Ia menekankan bahwa tindakan tersebut tidak hanya memicu kemacetan, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah keamanan, termasuk tindakan kriminal.

Keberadaan Terminal Purabaya sebagai terminal tersibuk di Surabaya ini membuat penataan lalu lintas di sekitarnya menjadi krusial. 

Jika masalah ini dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan akan menimbulkan dampak negatif yang lebih luas, seperti memperlambat mobilitas warga dan mempengaruhi kualitas pelayanan transportasi di Surabaya.

Warga berharap, dengan adanya solusi penataan yang lebih baik, kemacetan di depan terminal dapat segera diatasi, sehingga pengguna jalan dapat menikmati perjalanan yang lebih lancar tanpa terganggu oleh masalah lalu lintas yang seharusnya bisa dihindari.

Terkait masalah kemacetan ini, Kepala Terminal Purabaya, Ahmad Badik, dalam pada satu kesempatan pada media pernah menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kedisiplinan penumpang dan perusahaan bus. 

Ia secara rutin melakukan patroli dan inspeksi di area kedatangan serta keberangkatan bus untuk mencegah terjadinya kemacetan yang disebabkan oleh pelanggaran aturan.

Ahmad Badik menyebut pihaknya telah mengedukasi penumpang agar mematuhi aturan naik dan turun di shelter bus yang telah disediakan. Selain itu, pihak terminal menyediakan loket pembelian tiket di dalam area terminal dan juga menyediakan fasilitas transportasi online, baik roda dua maupun roda empat, untuk memudahkan penumpang melanjutkan perjalanan dari Terminal Purabaya. Byb

Berita Terbaru

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polsek Panggungrejo, Polres Blitar, terus meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan Suling Kamtibmas "Subuh…

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor t…

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…