Cegah Korupsi di Pemda, STRANAS PK Sosialisasikan SIPD

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (STRANAS PK) menggelar acara sosialisasi kepada media di Jawa Timur, membahas pentingnya Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), yang bertepatan di kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jatim, pada Kamis, (13/6/2024)

Acara ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai aplikasi umum yang digunakan oleh pemerintah daerah dalam rangka transformasi digital.

Tenaga Ahli STRANAS PK, Fridolin Berek, menjelaskan bahwa STRANAS PK telah mengawal Kementerian Dalam Negeri dalam pembuatan SIPD sejak 2019. "Aplikasi ini diluncurkan oleh Presiden Jokowi dan wajib digunakan oleh seluruh pemerintah daerah," kata Frido.

Lanjut Frido, seluruh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kini diproses melalui satu platform, yaitu SIPD. Ia juga menyatakan bahwa untuk penyusunan APBD 2024, semua pemerintah daerah di Indonesia sudah menggunakan SIPD.

Namun, pelaksanaannya masih belum sepenuhnya diterapkan di semua daerah. "Pada Mei 2024, baru 178 Pemda yang mengelola APBD-nya di luar SIPD, termasuk Surabaya," tambahnya.

STRANAS PK menargetkan agar pada akhir 2024, seluruh pemerintah daerah di Indonesia sudah menggunakan semua modul dalam SIPD, yaitu modul perencanaan, penganggaran, penatausahaan, dan akuntansi pelaporan.

"Saat ini, 178 Pemda belum menggunakan dua modul, yakni penatausahaan dan akuntansi pelaporan. Targetnya tahun ini harus semua digunakan,” jelas Frido.

Selain itu, dalam sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan pemahaman media serta masyarakat mengenai pentingnya penggunaan SIPD untuk transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran pemerintah daerah.

Ia juga meminta kepada pihak media turut mengawasi pergerakan anggaran untuk pencegahan tindakan korupsi yang bisa saja terjadi di lingkungan pemerintah daerah.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pada tahun 2025, semua proses APBD mulai dari penyusunan hingga pertanggungjawaban harus melalui SIPD. Jika tidak, Kementerian Keuangan tidak akan dapat memantau data tersebut.

"Kemenkeu cukup tarik data dari SIPD untuk pencairan dana alokasi umum. Jadi, penting sekali semua Pemda mematuhi aturan ini," pungkasnya. Ain

Berita Terbaru

Sensus Ekonomi 2026 Sebagai Dasar Penyusunan Kebijakan Pembangunan Pemkab Sidoarjo.

Sensus Ekonomi 2026 Sebagai Dasar Penyusunan Kebijakan Pembangunan Pemkab Sidoarjo.

Jumat, 19 Jun 2026 12:45 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 12:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyatakan Sensus Ekonomi 2026 mempunyai peran strategis sebagai dasar penyusunan kebijakan …

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…