Pembacok Lansia di Probolinggo Ditangkap dalam Kurun Waktu 3 Jam

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 13 Jun 2024 19:28 WIB

Pembacok Lansia di Probolinggo Ditangkap dalam Kurun Waktu 3 Jam

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Pelaku pembacokan Satap, kakek berusia 62 tahun asal Desa Besuk, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo tertangkap. Pelaku tak lain tetangga korban sendiri.

Pelaku adalah Bambang (30). Ia ditangkap sekitar 3 jam setelah membacok korban yang tengah duduk-duduk di teras rumahnya.

Baca Juga: Korupsi Dana Desa, Mantan Pj Kades di Probolinggo Dibui

Kanit Pidum Satreskrim Polres Probolinggo Aipda Eko Aprianto mengatakan, pelaku berhasil diidentifikasi setelah pihaknya mengamankan sandal dari TKP. Sandal tersebut kemudian diketahui milik pelaku.

"Dari sepasang sandal itulah kemudian kami kembangkan lagi yang mengarah ke pelaku atas nama Bambang ini. Kemudian, petugas langsung mengembangkan dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan," kata Apri, Kamis (13/6/2024).

Menurut Apri, pelaku ditangkap di rumahnya di Desa Jatisari, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Sejumlah barang bukti juga turut disita.

Baca Juga: Cemburu Istri Digoda jadi Motif Pembacokan Lansia di Probolinggo

Adapun untuk motif pembacokan yang dilakukan pelaku, polisi masih mencari tahu.

"Selain pelaku, kami juga menyita barang bukti sajam jenis celurit yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban dan di celuritnya juga masih ada darah segar. Selain itu, kami sita baju yang banyak bercak darahnya," tandas Apri.

Sebelumnya diberitakan, Satap tewas dibacok saat sedang duduk santai di rumahnya. Peristiwa tersebut terjadi Rabu sekitar pukul 17.30 WIB.

Baca Juga: Tak Terima Dituduh Curi Pisang, Tetangga Dibacok

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Iptu Putra Adi Fajar Winarsa mengatakan telah menerjunkan petugas untuk melakukan olah TKP. Jenazah korban segera dievakuasi untuk proses autopsi.

"Untuk olah TKP kami libatkan langsung tim identifikasi Polres Probolinggo. Sementara untuk motifnya sendiri juga masih kita dalami," kata Fajar. Pr-01/ham

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU