Polresta Banyuwangi Revitalisasi Pompa Sumur Bor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Sekitar 150 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Karangrejo selatan Pal 7 Desa/Kecamatan Wongsorejo harus menghemat penggunaan air bersih. Pasalnya, mereka hanya bisa mendapatkan air sehari satu kali dari Desa tetangga.

Kekeringan akibat minim curah hujan membuat mereka harus mencukupkan air yang ditandon pada hari mereka mendapat giliran aliran air.

Hal tersebut disampaikan Abdul Bakar, Kepala Desa Wongsorejo. Menurutnya, warga terpaksa menghemat air lantaran di daerah mereka tak ada sumber mata air yang bisa mengalirkan air dengan baik.

"Di sini memang tanah tadah hujan, jadi hanya berharap dari air hujan. Kalau tidak ada hujan, ya sudah kita ambil air giliran dari desa sebelah sehari sekali gilirannya," terang Bakar.

Ia bersyukur pompa air di sumur bantuan Polresta Banyuwangi yang sempat rusak selama 1 bulan akhirnya diperbaharui dengan pompa air baru.

"Terima kasih sama Bapak Kapolresta Banyuwangi, Pak Nanang. Kami laporan langsung ditanggapi dengan memperbaiki sumber mata air dan memberi pompa baru buat dipasang," tambahnya.

Sementara Kapolresta Banyuwangi Kombes Nanang Haryono menyatakan, revitalisasi sumur bor itu untuk menjawab kebutuhan warga Dusun Karangrejo selatan Pal 7 Desa Wongsorejo.

"Ketinggian dusun ini 500 meter di atas permukaan laut, kalau daratan normal kan 150-an meter di atas permukaan laut. Jadi ini sangat tinggi, Sebelum ada sumur ini warga mendapatkan air dari Wonolestari yang jaraknya lebih dari 3 kilometer. Kasihan sekali warga kalau harus jalan ke sana," ujar Nanang.

Usai membantu menyusun pipa dalam sumur bor dengan kedalaman 135 meter, Nanang berharap keberadaan sumur yang direvitalisasi tersebut diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan air bagi warga sekitar.

"Semoga ini cepat bisa dipakai kembali, Tadi bisa dilihat pemasangan di dataran tinggi di wilayah tadah hujan ini tanah tandus yang akhirnya terpasang sumur bor semoga membantu," kata Nanang. Bl-01/ham

Berita Terbaru

Semoga ini jadi Momentum untuk Bangkit" harap Leo Rolly/Daniel, Juara Thailand Open 2026

Semoga ini jadi Momentum untuk Bangkit" harap Leo Rolly/Daniel, Juara Thailand Open 2026

Senin, 18 Mei 2026 05:25 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:25 WIB

SURABAYAPAGI.com : Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juara Thailand Open 2026! Leo/Daniel mengalahkan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dua gim langsung,…

Gus Fawait Ajak ASN Olah Raga Sore Bareng Perkuat Soliditas Program Jember Maju

Gus Fawait Ajak ASN Olah Raga Sore Bareng Perkuat Soliditas Program Jember Maju

Senin, 18 Mei 2026 05:20 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember kembali melaksanakan kegiatan rutin Olahraga Sore Bersama (OSMA) yang digelar di Jember Sport Garden, Rabu…

Puluhan Ribu Warga Jember Serbu Karnaval SCTV 2026, Gus Fawait : Berdampak Ekonomi

Puluhan Ribu Warga Jember Serbu Karnaval SCTV 2026, Gus Fawait : Berdampak Ekonomi

Senin, 18 Mei 2026 05:18 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:18 WIB

surabayapagi.com :  Karnaval SCTV 2026 di Kabupaten Jember sukses menyedot perhatian puluhan ribu warga. Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa gelaran …

Prabowo Tenang Dolar Meroket, karena Purbaya Tersenyum

Prabowo Tenang Dolar Meroket, karena Purbaya Tersenyum

Senin, 18 Mei 2026 05:16 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto menyinggung nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah hingga tembus Rp…

10 Menit Baca Jurnal Harian, Raih Wisudawan Terbaik UPI

10 Menit Baca Jurnal Harian, Raih Wisudawan Terbaik UPI

Senin, 18 Mei 2026 05:15 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Siti Annisafa Oceania menjadi sorotan dalam momen wisuda Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada 12-13 Mei 2026 lalu. Ia menjadi…

Indonesia ,Peringkat 19 Penegakan Hukum Terburuk di Asia

Indonesia ,Peringkat 19 Penegakan Hukum Terburuk di Asia

Senin, 18 Mei 2026 05:10 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Dalam OC Index 2025, Indonesia menempati peringkat 19 penegakan hukum terburuk di Asia dengan skor 4,0. Indonesia kalah jauh dari Thailand…