Diduga Kecanduan Game Online, Remaja di Blitar Tewas Gantung Diri

author Lestariyono Blitar

- Pewarta

Minggu, 16 Jun 2024 10:39 WIB

Diduga Kecanduan Game Online, Remaja di Blitar Tewas Gantung Diri

i

Petugas saat melakukan pemeriksaan pada jasad korban. SP/Lestariono 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga desa Sumberurip Kecamatan Doko Kabupaten Blitar kemarin siang (Sabtu 15 Juni 2024) dikejutkan teriakan Sul (41) seorang ibu, setelah melihat putranya SAN (17) gantung diri di tangga rumahnya, melihat peristiwa itu Sul berusaha menolongnya, namun SAN sudah meninggal dunia, kini kasusnya dalam penanganan Polsek Doko bersama Unit PPA Satreskrim Polres Blitar.

Seperti yang disampaikan Kasi Humas Polres Blitar Iptu Heri Iriyanto SH pada wartawan Sabtu sore, kejadian gantung diri remaja berusia 17 tahun itu, diketahui oleh Awi (43) ayah SAN, ketika pulang dari bepergian ke kota Blitar, sekitar pukul 13.00 saat masuk rumah mendapati putranya yang masih duduk di klas 2 SMA itu dengan posisi gantung diri dengan posisi setengah jongkok dengan ada lilitan kabel listrik pada lehernya di tangga lantai dua rumahnya.

Baca Juga: Kurang Berhati-hati, Siswa SMP Alami Patah Tulang setelah Motornya Berbenturan dengan Minibus

"Selanjutnya Awi memanggil istrinya, melihat kondisi putranya, Sul langsung teriak histeris, dan para tetangga pun berdatangan untuk menolong namun tidak berani, akhirnya Awi nekat melepas jeratan kabel di leher anaknya, namun korban sudah meninggal dunia." Terang Iptu Heri.

Baca Juga: Harga Cabai di Pasaran Kota Blitar Meroket Tembus Rp 70 Ribu per Kg

Menurut keterangan bahwa SAN 17 sejak lama kecanduan game online melalui ponselnya, bahkan kedua orang tuanya berkali-kali mengingatkan, bahkan Hp milik SAN dirampas, sampai SAN nekat gantung diri Hp tersebut masih disimpan orang tuanya.

"Atas peristiwa itu pihak orang tuanya dan keluarga lainnya tidak menghendaki untuk dilakukan Autopsi, dan pihak keluarga membuat surat pernyataan diketahui Kepala desa setempat, karena hal tersebut menurut keluarganya sebagai musibah." Ungkap Iptu Heri Irianto.

Baca Juga: Pemkab Blitar Siapkan Dana Revitalisasi Pasar Nglegok Rp 3 Miliar

Untuk itu pihak Polres Blitar melalui Kasi Humas Polres Blitar, berharap para orang tua untuk mengawasi dan memberikan motivasi motivasi tentang keberadaan Game Online atau apapun jenisnya dalam bermedia sosial. Les

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU