Diduga Kecanduan Game Online, Remaja di Blitar Tewas Gantung Diri

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat melakukan pemeriksaan pada jasad korban. SP/Lestariono 
Petugas saat melakukan pemeriksaan pada jasad korban. SP/Lestariono 

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga desa Sumberurip Kecamatan Doko Kabupaten Blitar kemarin siang (Sabtu 15 Juni 2024) dikejutkan teriakan Sul (41) seorang ibu, setelah melihat putranya SAN (17) gantung diri di tangga rumahnya, melihat peristiwa itu Sul berusaha menolongnya, namun SAN sudah meninggal dunia, kini kasusnya dalam penanganan Polsek Doko bersama Unit PPA Satreskrim Polres Blitar.

Seperti yang disampaikan Kasi Humas Polres Blitar Iptu Heri Iriyanto SH pada wartawan Sabtu sore, kejadian gantung diri remaja berusia 17 tahun itu, diketahui oleh Awi (43) ayah SAN, ketika pulang dari bepergian ke kota Blitar, sekitar pukul 13.00 saat masuk rumah mendapati putranya yang masih duduk di klas 2 SMA itu dengan posisi gantung diri dengan posisi setengah jongkok dengan ada lilitan kabel listrik pada lehernya di tangga lantai dua rumahnya.

"Selanjutnya Awi memanggil istrinya, melihat kondisi putranya, Sul langsung teriak histeris, dan para tetangga pun berdatangan untuk menolong namun tidak berani, akhirnya Awi nekat melepas jeratan kabel di leher anaknya, namun korban sudah meninggal dunia." Terang Iptu Heri.

Menurut keterangan bahwa SAN 17 sejak lama kecanduan game online melalui ponselnya, bahkan kedua orang tuanya berkali-kali mengingatkan, bahkan Hp milik SAN dirampas, sampai SAN nekat gantung diri Hp tersebut masih disimpan orang tuanya.

"Atas peristiwa itu pihak orang tuanya dan keluarga lainnya tidak menghendaki untuk dilakukan Autopsi, dan pihak keluarga membuat surat pernyataan diketahui Kepala desa setempat, karena hal tersebut menurut keluarganya sebagai musibah." Ungkap Iptu Heri Irianto.

Untuk itu pihak Polres Blitar melalui Kasi Humas Polres Blitar, berharap para orang tua untuk mengawasi dan memberikan motivasi motivasi tentang keberadaan Game Online atau apapun jenisnya dalam bermedia sosial. Les

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…