Lewat Program On Farm, Bulog Jatim Genjot Produksi Beras Petani Hingga 100 Ribu Ton

author Lailatul Nur Aini

- Pewarta

Selasa, 18 Jun 2024 19:29 WIB

Lewat Program On Farm, Bulog Jatim Genjot Produksi Beras Petani Hingga 100 Ribu Ton

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -  Perum Bulog Kanwil Jawa Timur menargetkan penyerapan produksi beras melalui program Mitra Tani atau On Farm, sebagai bentuk salah satu program ketahanan pangan nasional.

Awaludin Iqbal, Pimpinan Bulog Kanwil Jatim, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas petani sehingga pendapatan mereka dapat lebih baik dari sebelumnya.

Baca Juga: Pemprov Jatim Raih Penghargaan Radar Surabaya Awards 2024

"Melalui peningkatan produktivitas, kami berharap produksi ini bisa masuk ke cadangan beras kita," kata Iqbal, saat ditemui langsung, Surabaya, Selasa, (18/6/2024).

Lanjut Iqbal, program mitra tani ini telah dilaksanakan di berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk Banyuwangi, Jember, dan Ngajuk.

Menurut, pria yang pernah mengemban amanah sebagai Sekretaris Perusahaan (Sekper) Perum Bulog itu mengaku terdapat dua jenis program yang dijalankan oleh pihaknya saat ini yakni Program Mitra Tani Mandiri dan Program Mitra Tani Sinergi.

Baca Juga: Pj Gubernur Adhy: Kesesuaian Satu Peta Beri Kepastian Investasi

"Untuk program mitra tani mandiri, Bulog bekerja langsung dengan petani. Lahan dan tenaga kerja disediakan oleh petani, sementara kebutuhan usaha tani seperti benih padi dan pupuk disiapkan oleh Bulog. Keuntungan dari hasil panen akan dibagi antara Bulog dan petani," ungkapnya.

Sementara itu, Program Mitra Tani Sinergi melibatkan pihak ketiga, baik dari BUMN maupun swasta. "Dengan adanya program ini, kami menargetkan produktivitas petani bisa meningkat. Dari yang sebelumnya hanya 5 ton per hektar, diharapkan bisa meningkat hingga 7 ton per hektar," tambah Iqbal.

Baca Juga: Jatim Gelar Rapat Pembentukan Satgas Pencegahan Judi Online

Saat ini, total persediaan beras di Bulog Kanwil Jatim mencapai 194.842 ton, dengan penyerapan beras petani sebesar 90.381 ton.

"Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan cadangan beras nasional tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani secara signifikan," pungkasnya.Ain

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU